Bocah 7 Tahun Tewas di Kolam Renang Taman Plamboyan Indramayu
Details
Metroonlinenews.com, Indramayu – Syakilah, bocah berusia 7 Tahun warga Desa Haurgeulis Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu tenggelam di Kolam renang Taman Plamboyan yang berada di Desa Baleraja Kecamatan Gantar, Senin (12/4/2021).
Korban sempat dilarikan ke Klinik terdekat namun akhirnya meninggal dunia.
Asep, orang tua korban saat ditemui di rumahnya menuturkan, saat berada di kolam renang anaknya ditemani teman sebayanya sedangkan dirinya juga istrinya berada tidak jauh dari lokasi kolam. Selang tidak berapa lama, teman anaknya mengadu kalau anaknya terjun ke kolam yang dalam, setelah mendengar aduan tersebut dirinya langsung turun ke kolam dan melakukan pencarian karena air kolam keruh sehingga tidak bisa melihat kedasar kolam, namun tidak berhasil menemukan korban.
“Awalnya anak saya bersama temannya berada di pinggir kolam, namun setelah itu temannya lari kearah saya dan bilang anaknya terjun ke kolam. Karena air kolam keruh sehingga tidak bisa melihat kedalam kolam saya langsung turun dan mencari anak saya namun tidak ditemukan”, tutur Asep.
Masih menurut Asep, setelah tidak ditemukan, dirinya langsung naik dan mencari anaknya barangkali ada di luar lokasi tempat wisata, setelah tidak ditemukan juga akhirnya dia kembali ke lokasi kolam dan melihat anaknya sudah diangkat oleh pengelola lokasi dan pegawainya dari dalam kolam.
“Saya langsung memberikan pertolongan pertama sebelum dibawa ke Klinik ditemani pengelola dan karyawannya. Namun sesampainya di Klinik tidak berapa lama anak saya dinyatakan meninggal dunia,” jelas Asep.
Sementara itu di tempat terpisah, penjaga tempat wisata,Wiratno saat ditemui di lokasi membenarkan adanya peristiwa itu. Dia menuturkan, kejadian tersebut berawal dari kedatangan korban beserta kedua orang tuanya ke tempat wisata sekitar pukul 16.00 wib. Situasi tempat wisata pada saat itu sudah mulai sepi pengunjung.
“Korban datang bersama kedua orang tuanya diakhir – akhir waktu jam buka. Saat itu pengunjung sudah sepi. Karena keterbatasan tenaga pengawasan dari pihak pengelola dan si anak lepas dari pengawasan orang tuanya, akhirnya terjadilah peristiwa itu,” kata Wiratno.
Wiratno menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut akibat keterbatasan tenaga pengawas dari pengelola dan orang tua. Secara pribadi juga mewakili pengelola tempat wisata, dirinya meminta maaf sebesar– besarnya kepada pihak keluarga korban. (Gunawan).
Bocah 7 Tahun Tewas di Kolam Renang Taman Plamboyan Indramayu
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.