Soal Rekom Sementara Daniel Calon Bupati, H. Syaefudin : Itu Sudah Dibatalkan

Details

Surat penetapan sementara Calon Bupati Indramayu 2020 dari DPP Partai Golkar.

Metroonlinenews.com, Indramayu – Warga Indramayu dikejutkan dengan beredarnya surat penetapan sementara Calon Kepala Daerah Kabupaten Indramayu atau surat rekom sementara dari DPP Partai Golkar, Kamis (26/3/2020).

Surat rekom sementara dengan nomor B-133/GOLKAR/III/2020 tanggal 20 Maret 2020 itu menetapkan H. Daniel Mutaqien Syafiuddin sebagai Calon Kepala Daerah untuk Pilkada Indramayu 2020.

Menanggapi hal itu, Bakal Calon Bupati Indramayu dari Partai Golkar lainnya H.Syaefudin mengatakan bahwa surat rekomendasi sementara itu telah dibatalkan oleh DPP Partai Golkar.

Menurut H. Syaefudin saat surat itu dibuat dirinya berada di DPP Partai Golkar.

“Saat surat itu dibuat saya hadir di DPP Partai Golkar namun pada saat saya hadir itu sudah bubar jam setengah 12. Kemudian surat itu dibatalkan, tidak jadi diberikan kepada Bung Daniel,” terang H. Syaefudin ketika dihubungi, Jumat (27/3/2020).

Alasan DPP Partai Golkar membatalkan surat untuk Daniel, lanjut Syaefudin, karena hasil surveynya masih imbang antara Daniel, Taufik Hidayat dan H. Syaefudin. Sehingga akan dilakukan survey ulang kepada 3 Bakal Calon itu.

H. Syaefudin, S.H. (Bakal Calon Bupati Indramayu dari Partai Golkar yang juga Sekjen DPD Partai Golkar Indramayu.

“DPP Partai Golkar bidang pemenangan Jawa 1 meliputi propinsi Banten, DKI dan Jawa Barat menganggap drow hasil survey 3 Bakal Calon, sehingga surat itu tidak jadi diberikan ke Bung Daniel atau dibatalkan, dan akan diulang lagi surveynya,” terangnya.

Seharusnya, kata Syaefudin, seharusnya surat itu tidak keluar. Dirinya selaku Sekjen DPD Golkar Indramayu, DPD Partai Golkar Indramayu tidak pernah menerima surat itu.

“Yang jelas surat itu tidak sampai ke DPD Golkar Indramayu. Kalau resmi dikeluarkan seharusnya dikirim ke DPD Golkar Indramayu,” pungkasnya.

Disinggung soal persaingan internal Partai, H. Syaefudin menanggapi bahwa hal itu biasa dalam dunia politik. (Guntur).

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.