Cairan Disinfektan Memakan Korban, Kuwu Jayamulya Indramayu Santuni Korban

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Cairan disinfektan yang sering disemprotkan untuk meminimalisir penyebaran virus corona ternyata berbahaya.

Daeni (55), seorang pedagang surabi warga Desa Jayamulya Blok Rehobot RT 13/06 Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu harus mendapatkan perawatan medis setelah terkena semprotan cairan disinfektan, Rabu (22/4/2020).

Kuwu Desa Jayamulya Sri Rejeki saat ditemui di kantornya, Kamis (23/4/2020) membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurut Sri, pada saat dilakukan penyemprotan di Blok Rehobot, tanpa sengaja mobil yang menyemprotkan cairan disinfektan mengenai seorang warganya yang sedang berjualan kue surabi.

“Mungkin yang bertugas menyemprotkan disinfektan tidak mengetahui ada orang karena posisi yang jualan surabi di bawah, tidak terlihat,” kata Sri.

Setelah mengetahui ada warga yang terkena cairan disinfektan tersebut, kata Sri, dirinya bersama Pamong Desa lainnya disertai perwakilan dari pihak Forkopincam Kroya langsung menjenguk korban di rumahnya.

“Ibu Daeni terlihat kurang sehat, dia merasa pusing dan muntah, lalu saya bawa ke Dokter untuk mendapatkan pertolongan medis karena saat itu Puskesmas sudah tutup,” tutur Sri.

Sri juga menjelaskan pihaknya sudah melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di lingkungan wilayah Desa Jayamula sebanyak 2 kali. Kali pertama, cairan disinfektan disediakan oleh pihak Desa.

“Untuk penyemprotan sekarang, bahannya berasal dari Kabupaten melalui Pemerintah Kecamatan Kroya, bahan campurannya berupa kaporit dan semacam cairan pembersih lantai,” jelas Sri.

Saat menyambangi rumah Daeni, lanjut Sri, kondisi Daeni sudah membaik. Sri kembali mengutarakan permohonan maaf atas kelalaian aparat Desanya. Ia juga memberikan santunan kepada Daeni atas kerugian yang timbul dari peristiwa tersebut.

(Gunawan).

 

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.