Pekerja Bangunan Tewas Kesetrum Listrik di Haurgeulis Indramayu

Details

Pekerja Bangunan Tewas Kesetrum Listrik di Haurgeulis Indramayu saat mengambil buah mangga.

Metroonlinenews.com, Indramayu – Nasib nahas menimpa Nungki (43) seorang buruh bangunan warga Desa Sidadadi Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu. Ia tewas tersengat aliran listrik saat bekerja di sebuah proyek bangunan sekitar Gor Serba Guna Blok Gubanggading Desa Cipancuh Kecamatan Haurgeulis., Senin (30/3/2020) Pukul 09.20 WIB.

Menurut sumber di lokasi kejadian, kejadian bermula korban hendak mengambil buah mangga di sekitar tempatnya bekerja menggunakan galah bergagang besi hollo sambil memanjat pohon mangga tersebut.

Nahas, alat besi untuk mengambil buah mangga menempel pada kabel sentral PLN bertegangan tinggi dan mengakibatkan korban tersetrum aliran listrik hingga tewas di tempat. Sejumlah luka bakar terlihat di tubuh korban.

Subro (59) menuturkan, saat dirinya sedang bekerja dia mendengar teriakan minta tolong. Sepontan dia menuju ke arah suara dan melihat korban di atas pohon mangga dengan percikan api di tubuh korban.

“Tubuh korban tersangkut di atas pohon dan ada api di tubuh korban, sepertinya dia kesetrum,” ungkapnya.

Petugas PLN Haurgeulis dan Aparat dari Polsek Haurgeulis pun datang ke lokasi setelah menerima laporan dan langsung menurunkan korban dari atas pohon mangga dalam keadaan tidak bernyawa.

Korban dilarikan ke Rumah Sakit Al Irsyad Haurgeulis untuk dilakukan identifikasi menggunakan mobil Ambulans Puskesmas Cipancuh sebelum dibawa ke rumah duka di Desa Sidadadi.

Saat dirumah duka, terlihat perwakilan dari pihak pemborong (Pelaksana Proyek) datang menemui keluarga korban disaksikan Lurah Desa Sidadadi.

Rumah korban Nungki, pekerja bangunan yang tewas kesetrum listrik.

Fieter, yang mengaku Mandor yang memperkerjakan korban mengaku dirinya saat kejadian tidak berada di lokasi.

“Saya sedang ada di luar, setelah ada telepon ada pekerja yang kesetrum saya langsung ke lokasi,” kata Fieter.

Menurut Fieter, korban mengambil mangga atas perintah salah seorang anak Bosnya bernama Aryadi.

“Dari kemarinnya Bosnya minta diambilkan buah mangga karena sudah matang, Aryadi yang suruh Nungki (korban) ambil buah mangga,” ungkap Fieter.

Pohon mangga yang dipanjat korban.

Korban meninggalkan satu orang istri. Korban akan dimakamkan pada hari ini di pemakaman Desa Sidadadi. Belum diketahui apakah pekerja bangunan tersebut diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan atau tidak oleh Pengusaha proyeknya. (Gunawan).

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.