Menaker Yassierli Tutup Rakornas II dan Rakernas KSPSI
Details
Metroonlinenews.com, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Hotel Sultan, Jumat (14/2/2026).
Dalam sambutannya, Yassierli menekankan pentingnya membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Kehadirannya pun semata-mata karena kecintaannya pada organisasi pekerja tersebut.
Disamping itu semangat para peserta Rakernas patut di apresiasi dan berharap hasil-hasil yang telah dirumuskan dapat segera ditindaklanjuti.
Menurutnya, tagline “maju industrinya, sejahtera pekerjanya” harus benar-benar diwujudkan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan secara
Inklusif, No One Left Behind
Yassierli juga menyebut jumlah angkatan kerja Indonesia saat ini mencapai 145 juta orang. Karena itu, pemerintah ingin memastikan tidak ada satu pun yang tertinggal di tengah perubahan lanskap industri dan disrupsi global. Termasuk concern pada kelompok disabilitas, di daerah tertinggal, terdepan dan terluar. Kesemuanya itu harus mendapat kesempatan pekerjaan yang sama.
Salah satu langkah konkret yang disiapkan Kementerian Ketenagakerjaan adalah program magang bagi 100 ribu orang. Program ini diharapkan mampu memperluas akses dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja.
Yassierli menegaskan, arah kebijakan ketenagakerjaan mengacu pada amanat konstitusi bahwa setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.
Namun, menurutnya, mewujudkan hal itu bukan hanya tugas pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi dengan dunia industri dan serikat pekerja agar tercipta hubungan industrial yang adil dan harmonis.
Dalam kesempatan itu, Yassierli juga mengangkat gagasan “memanusiakan pekerja”. Ia menilai pekerja memiliki martabat dan potensi yang harus dihargai.
Dicontohkannya, memanusiakan pekerja itu diantaranya praktik perusahaan yang tidak menerapkan outsourcing maupun perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), serta memberi ruang bagi pekerja untuk berkembang. Dalam artian, manusia itu makhluk pembelajar, sehingga jangan sampai 20 tahun mengerjakan hal yang sama tanpa pengembangan diri.
Begitu pula di internal kementeriannya, Yassierli mengaku telah memberikan kesempatan kepada petugas office boy dan security untuk belajar komputer beberapa jam setiap pekan sebagai bentuk peningkatan kapasitas.
Menteri juga berharap kerja KSPSI kedepan semakin nyata berdampak bagi kesejahteraan pekerja dan kemajuan industri nasional.
Sementara itu pada puncak acara Rakornas dan Rakernas, Menaker diminta untuk mendampingi Ketua Umum KSPSI Mohammad Jumhur Hidayat memberikan ucapan selamat kepada DPD KSPSI Terbaik yaitu DPD KSPSI Banten dan 7 mitra perusahaan kerja terbaik pilihan para Federasi Serikat Pekerja.
Ketujuh nama perusahaan terpilih itu telah menerapkan K-3 dan berhasil membangun hubungan industri yang harmonis dengan pekerjanya, berkeadilan dan transformatif. Ke-7 nama perusahan itu, PT Gajah Tunggal, Toyota Motor Manafacture, Takenaka Indonesia, PT Hindoli, PT Bakti Timah Medika, PT Frisian Flag Indonesia, dan PT Nusa Dua Graha Internasional. (Zulfikri)