Incrav Mastermind Gelar Internal Training Hadirkan Metode Pelatihan Inovatif Lewat Permainan LEGO
Details
Metroonlinenews.com, Jakarta – Suasana pelatihan biasanya identik dengan sesi formal dan dominasi peserta tertentu dalam diskusi. Namun hal berbeda ditawarkan Founder Let It Go Bambang Hariyadi yang kerap disapa Coach Ibenk ketika memandu kegiatan Incrav Mastermind Internal Training di Gedung Gade Space, Jakarta.
Menurutnya Let It Go atau Lego Exploration Tools for Innovation Target Goes On pada Workshop perdana Incrav bertajuk “Team Building For Better Synergy” menggunakan permainan LEGO sebagai alat bantu untuk menggali kreativitas, ide, hingga solusi dalam sebuah organisasi.
Dijelaskan Coach Ibenk, metode ini membuat suasana workshop menjadi lebih rileks, menyenangkan, sekaligus demokratis karena seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat.
Sedang pada pelatihan konvensional biasanya yang dominan bicara hanyalah orang-orang vokal atau senior. Padahal sering kali ide paling inovatif justru datang dari junior yang selama ini terpendam.
Ibenk juga menjelaskan, pendekatan LEGO bukan sekadar permainan, melainkan media metafora untuk membantu peserta mengekspresikan gagasan maupun persoalan tanpa merasa tertekan.
Coach Ibenk menilai metode tersebut mampu menciptakan interaksi yang lebih spontan, kreatif, dan terbuka dibanding rapat atau brainstorming biasa. Bahkan peserta didorong untuk lebih aktif terlibat dalam proses pemecahan masalah.
Dalam artian orang jadi merasa didengar, dihargai, dan dilibatkan. Sehingga muncul rasa memiliki terhadap perusahaan karena merasa ikut berkontribusi dalam pengambilan keputusan.
Selain itu workshop LET GO juga dapat diterapkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari team building, bonding antar karyawan, hingga pembahasan persoalan organisasi yang lebih kompleks.
Durasi pelatihan pun fleksibel, mulai dari setengah hari hingga tiga hari tergantung tingkat kompleksitas tema yang dibahas.
Meski demikian, Coach Ibenk menegaskan akan lebih berperan sebagai fasilitator proses, bukan ahli konten di semua bidang. Untuk isu yang lebih spesifik seperti psikologi atau manajemen tertentu, ia membuka kemungkinan berkolaborasi dengan praktisi lain yang lebih kompeten.
Melalui metode inipun, diharapkan perusahaan dapat membangun budaya kerja yang lebih kolaboratif dan inovatif, sekaligus meningkatkan keterlibatan karyawan dalam proses perbaikan organisasi.
Sementara itu hadir mengikuti program bertajuk Team Building For Better Synergy, CEO INCRAV Mastermind M.A.R Wangsatama Reksawardhana, Direktur Operasional Arief Rahman Hakim, Direktur Bisnis Haryandri Sofyan, Direktur Event Arif Lutfi, Direktur F&B Andi Adimas Darwis, Direktur Training Fitri Kusuma Dewi, dan Direktur Brand Activation Rangga Kharisma. (Zulfikri).