19 Mahasiswa Unwir Ikuti KKN 2026 di Desa Tugu Kidul Kecamatan Sliyeg
Details
Metroonlinenews.com, Indramayu- Sebanyak 19 mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Teknik Sipil, Agroteknologi, Teknik Komputer, Manajemen, Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Ilmu Hukum, Pendidikan Biologi, Pendidikan Agama Islam, serta Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Wiralodra (Unwir) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg.
Perwakilan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Sunan Abdul Ta’rin, Rabu (3/6/2026), mengatakan, kontribusi perguruan tinggi untuk memajukan desa adalah dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata sebagai bentuk Tri Darma Perguruan Tinggi.
“Pelaksanaan KKN di desa Tugu Kidul inipun tetap berpegang pada konsep desa cerdas, desa berdaya, desa sehat dan desa berbasis produk unggulan”, ujarnya.
Begitu pula dikatakan mahasiswa dari Program Studi Ilmu Hukum, Daffa Mulya Octoritama. Perguruan tinggi itu, ujarnya, memiliki peranan strategis dalam memajukan desa baik dosen maupun mahasiswa. Untuk itu, lanjut Daffa, kontribusi nyata perguruan tinggi dalam memajukan desa diantaranya dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata.
“KKN inipun bisa dijadikan ajang sharing pendapat bersama Pemerintah Desa untuk kemajuan desa tersebut, para mahasiswa bisa menerapkan ilmu dan teori yang didapatkan di kampus secara langsung kepada masyarakat, sedangkan pelaksanaan KKN dimulai sejak tanggal 14 Juli sampai dengan 24 Agustus 2026 dan pekan ini dimanfaatkan untuk survei posko mahasiswa peserta KKN”, kata Daffa.
Sementara itu mahasiswa Unwir yang akan melaksanakan KKN di Kecamatan Sliyeg, khususnya di desa Tugu Kidul, diterima oleh Camat Opik Hidayat yang didampingi Sekcam Madi Suryadi dan Ketua PKK desa Tugu Kidul.
Camat Opik Hidayat mengatakan, pada pelaksanaan KKN, mahasiswa sebagai generasi muda harus mempunyai semangat juang yang tinggi serta mampu menjadi sosok perubahan, baik untuk dirinya sendiri maupun bagi orang lain.
“KKN ini menjadi gerbang pertama mahasiswa berkontribusi dan berkiprah dalam pembangunan masyarakat desa, keberhasilan ada ditangan mahasiswa dan harus optimis berhasil”, ujarnya.
Sedangkan Sekcam Madi Suryadi, mengatakan, pada pelaksanaan KKN, mahasiswa harus mampu berkolaborasi dengan pemerintah desa dan bisa mendekatkan diri dengan lingkungan Masyarakat.
“Silahkan para mahasiswa turun dan masuk ke desa, di sana akan menemui masalah dan kemudian kalianlah yang menjadi pemecah masalah tersebut”, tukas Sekcam Madi. (Tim)