Berkas Persyaratan Salah Satu Bakal Calon Kuwu Cipancuh Diduga Fiktif

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Proses seleksi tahapan pemilihan kuwu di Desa Cipancuh Kecamatan Haurgeulis menuai protes dari beberapa bakal calon kuwu, pasalnya salah satu berkas yang diserahkan oleh salah seorang bakal calonkuwu yang menyatakan pernah bekerja di pemerintahandiduga fiktif.

Hal ini diungkapkan oleh Purwono (45) salah seorang bakal calon kuwu Desa Cipancuh, kamis (15/4/2021). Dirinya mengatakan, bahwa bakal calon tersebut belum pernah menjabat sebagai anggota BPD.

“Saya pernah menanyakan terhadap beberapa orang saksi yang sempat disodorkan surat pernyataan yang isinya membenarkan bahwa bakal calon kuwu S pernah menjabat sebagai anggota BPD,” tutur Purnomo.

Purwono pun melanjutkan, selama dirinya menjabat sebagai pamong Desa.Cipancuh dari tahun 2008 belum pernah ada nama S tercantum sebagai anggota BPD.

Ditempat terpisah, Budi wakil ketua pemilihan Kuwu Desa Cipancuh saat ditemui diruangan panitia pemilihan Kuwumembenarkan bahwa bakal calon S sudah menyerahkan surat keterangan yang ditandatangani oleh Pj Kuwu Cipancuh yang menyatakan dirinya pernah menjabat sebagai anggota BPD pada saat itu.

“Awalnya kami menanyakan SK pengangkatan beliau sebagai anggota BPD, karena tidak ada  maka kami menyarankan untuk meminta surat keterangan dari Ketua BPD pada masa itu dengan ditandatangani juga oleh 2 orang saksi yang menjabat anggota BPD pada masanya kemudian surat keterangan dari Pj Kuwu,” papar Budi.

Senada dengan Budi, Pj Kuwu Cipancuh, Khusen membenarkan dirinya merekomendasikan surat keterangan bahwa bakal calon Kuwu S pernah menjadi anggota BPD berdasarkan surat keterangan serta kesaksian dari ketua BPD dan 2 orang saksi yang telah mereka tandatangani.

“Atas dasar surat keterangan yang mereka buat tersebut, saya pun lalu menandatangani. Karena mereka yang lebih tahu,” ucap Khusen.

Saat ditanya periode berapa bakal calon tersebut menjadi anggota BPD, khusen dan Budi pun memberikan jawaban yang sama, lupa.

Sementara itu, Sunaji bakal calon Kuwu yang dituding membuat berkas fiktif membantah tudingan atas dirinya saat ditemui dikediamannya, Senin (19/4/2021). Sunaji menyatakan bahwa dia benar pernah menjadi anggota BPD pada periode 2000 – 2006.

“Saya benar – benar pernah mengabdi di Desa Cipancuh sebagai anggota BPD pada periide 2000 – 2006 degan melalui proses pemilihan secara langsung,” kata Sunaji.

Mengenai arsip SK pengangkatannya, karena sudah lama setelah dicari – cari tidak ditemukan hanya tinggal fhoto pada saat mengikuti pemilihan BPD yang bisa ditemukan. Namun Sunaji bisa meyakinkan dirinya benar pernah menjadi anggota BPD dengan surat pernyataan dan kesaksian dari ketua dan anggota BPD pada masa itu.

“Saksinya banyak dan mereka masih hidup, hanya 1 orang rekan anggota BPD pada masa itu yang sudah meninggal dunia,” pungkas Sunaji.

(Gunawan).

Berkas Persyaratan Salah Satu Bakal Calon Kuwu Cipancuh Diduga Fiktif

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.