Malam Tahun Baru 2020 Diguyur Hujan, Pedagang Terompet Pasrah Laku 3 Biji

Details

Caswen (42) pedagang terompet di dekat Alun- Alun Pendopo Indramayu ini hanya bisa pasrah karena malam tahun baru 2020 diguyur hujan.

Metrononlinenews.com, Indramayu – Para pedagang terompet musiman setiap malam pergantian tahun biasanya jauh- jauh hari sudah mencari lapak tempat jualan. Persiapan untuk mengejar rejeki di malam pergantian tahun dilakukan dengan matang. Tapi nasib menentukan lain. Di hari yang ditunggu- tunggu malam pergantian tahun 2019- 2020 dari sore hingga malam hari kota Indramayu diguyur hujan, selasa (31/12/2019).

Turunnya hujan sedari sore hingga malam hari berdampak berkurangnya animo masyarakat yang akan menyaksikan malam pergantian tahun 2019- 2020 di luar rumah. Para pedagang terompet musiman hanya bisa pasrah. Mereka menyadari tidak bisa menentang kehendak yang kuasa.

Salah satu pedagang terompet musiman Caswen (42 tahun) menuturkan, sebulan lebih dirinya mempersiapkan untuk berjualan terompet di malam tahun baru.

“Sebulan lebih persiapan saya untuk jualan terompet malam tahun baru, cuma mau gimana lagi begitu jualan hujan dari sore sampai sekarang belum berhenti,” ujar Caswen ketika ditemui di tempat jualannya.

Menurutnya, hujan di malam tahun baru pengaruhnya sangat besar. Pembeli sepi.

“Dari siang sampe malam ini baru laku 3 biji,” katanya.

Begitu juga Waskadi (30 tahun), pedagang terompet warga Desa Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur ini juga hanya bisa pasrah meski dari siang hari dirinya sudah mangkal berada di area Taman Alun- Alun Pendopo Indramayu.

“Sejak siang saya mangkal di sini. Sepi pembeli karena hujannya gak reda- reda. Tapi mau gimana lagi, saya hanya bisa pasrah sama yang Kuasa. Kalau rejeki enggak bakal lari,” kata jelas Waskadi dengan nada pasrah.

Seperti kebiasaan malam pergantian tahun sebelumnya, tradisi kebiasaan masyarakat berbondong- bondong ke Alun- Alun Pendopo Indramayu menyaksikan detik- detik pergantian tahun dengan membunyikan terompet.

Ratusan pejalan kaki dan pengendara motor yang datang dari segala penjuru baik dari wilayah Kota maupun Desa semua terkumpul di Alun- Alun Pendopo Indramayu untuk menyaksikan letupan kembang api sambil meniupkan terompet di detik- detik pergantian tahun. Namun di malam tahun baru 2020 ini semuanya sirna akibat turunnya hujan yang mengguyur Kota Indramayu dari siang hingga malam. (Guntur)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.