Ketua DPRD Indramayu dan Demosnstran Tandatangani Kesepakatan Hak Angket

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Aksi unjuk rasa kembali terjadi di halaman pendopo dan gedung DPRD Indramayu, Jawa Barat, Selasa (20/9/2022), aksi kali ini oleh massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indramayu (ARI).

Ratusan massa itu menuntut diantaranya bubarkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) dan kesepakatan bersama wakil rakyat mengusung hak angket karena antara Bupati dan Wakil Bupati Indramayu dianggap tidak lagi bersinergi.

Saat menggelar aksinya di depan gedung dewan, massa sempat menjebol pintu pagar gedung sehingga akhirnya ditemui Ketua DPRD Indramayu, H. Syaefudin didampingi Wakil Ketua DPRD, Turah. Perwakilan massa aksi segera menyodorkan surat pernyataan bersama untuk mengusung hak angket yang sudah disiapkan para pendemo, Ketua DPRD pun menuruti kemauan peserta demo dan menandatangani surat kesepakatan terkait hak angket tersebut bersama Wakil Ketua dan beberapa perwakilan dari peserta aksi.

Menurut Ketua DPRD Indramayu, aspirasi massa yang dituangkan dalam bentuk surat kesepakatan, pada prinsipnya bersedia ditandatangani dan diberikan pula tanda terima surat kesepakan itu. Pihak legislatif pun akan mengundang perwakilan massa ketika memberikan jawaban terkait tuntutan hak angket.

“Mudah-mudahan sebelum tanggal 26, kami bisa memanggil perwakilan dari massa terkait jawaban dari tuntutan hak angket,” ujar Syaefudin.

Sementara itu seorang peserta aksi, Sayid Muchlisin, mengatakan, sejumlah kebijakan yang diambil Bupati Indramayu, Nina Agustina, dianggap tidak mendasar dan tidak cocok untuk warga Indramayu. Salah satu kebijakan itu mengenai pembayaran honor guru Madrasah yang sampai saat ini tidak bertanggungjawab terkait pencairannya.

“Hal – hal seperti itulah yang mendasari kalau Nina Agustina tidak cocok di Indramayu, tidak ada kata lain selain Nina Agustina harus segera angkat kaki dari Indramayu,” ketusnya.

(Gunawan)