CCTV Samsat Haurgeulis Mati, 1 Unit Sepada Motor Raib di Parkiran

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Pelaku kriminal pencurian kendaraan bermotor (Ranmor) tidak saja mengincar kendaraan yang terparkir di lingkungan masyarakat biasa, bahkan bisa saja terjadi di lingkungan instansi pemerintah yang sudah dilengkapi kamera pengawas atau CCTV dan ada petugas keamanannya, seperti yang terjadi di halaman parkir Kantor Samsat Haurgeulis, Indramayu.

Seperti yang dialami oleh Juna, salah seorang karyawan Office Boy Samsat Haurgeulis yang mengaku kehilangan sepeda motor miliknya yang terparkir di halaman Samsat Haurgeulis pada hari Jum’at (30/7/2021). Hal ini disampaikan Juna saat ditemui di kantin Kantor Samsat Haurgeulis, Kamis (5/8/2021). Juna menjelaskan, sepeda motor jenis matic miliknya diparkir di area taman kantor Samsat.  Saat dirinya hendak mengambil didapati sepeda motornya raib, dia sempat menanyakan kepada petugas pengamanan yang juga mengatur sepeda motor di area parkiran dan berusaha mencari kendaraannya tetap tidak ditemukan. Kemudian dirinya langsung mendatangi ruangan  operator CCTV hendak melihat rekaman CCTV namun ternyata CCTVnya mati.

“Begitu saya mendapati motor saya tidak ada, saya mencarinya dan kemudian naik ke atas mau lihat rekaman CCTV tapi ternyata CCTVmati,” terang Juna.

Menurut Juna, dirinya baru melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Haurgeulis pada hari Senin (2/8/2021) karena pada hari Sabtunya dia melaporkan dulu kejadian tersebut ke Kantor Leasing dimana BPKB kendaraannya dijadikan jaminan untuk pinjaman uang.

Sementara itu masih menurut Juna, pihak pengelola parkir Samsat Haurgeulis telah bermusyawarah dengan dirinya dan terjadi kesepakatan bahwa pihak pengelola parkir akan bertanggung jawab atas kendaraannya yang hilang.

Di tempat terpisah, Hendra, Humas Samsat Haurgeulis saat ditemui di kantor Samsat, Kamis (12/8/2021) membenarkan adanya sepeda motor milik pegawai Samsat yang hilang di area parkir Samsat dimana kondisi CCTV dalam keadaan mati tidak bisa menyimpan rekaman pada saat itu.

Hendra menjelaskan, CCTV yang mati dikarenakan pada saat itu masih dalam masa perawatan penggantian hard disk dan butuh waktu 1 Minggu Sampai 1 bulan untuk menyelesaikannya.

“Kapasitas hard disk CCTV yang dipakai 1 tera, untuk perawatan berkalanya  selama 2 tahun sekali untuk mengganti hard disk,” kata Hendra.

Saat awak media hendak mengambil gambar Kantor Samsat Haurgeulis, seorang Satpam berusaha menghalangi dan meminta untuk jangan memotret dengan alasan sedang ramai. (Gunawan)

CCTV Samsat Haurgeulis Mati, 1 Unit Sepada Motor Raib di Parkiran