Pilih Pemimpin Indramayu Yang Tidak Membodohi Rakyat

Details

Bundaran Mangga / Tugu Mangga Indramayu.

Pilih Pemimpin Yang Tidak Membodohi Rakyat.

Nasib suatu Daerah itu ditentukan oleh pemimpinnya atau Kepala Daerahnya. Sekarang saatnya masyarakat Indramayu harus cerdas dalam memilih pemimpin agar tidak dibodohi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Indramayu Tahun 2020 ini.

Ketika masyarakat ditawari program- program, bantuan- bantuan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dananya bersumber dari uang rakyat (APBD) kemudian masyarakat diminta memilih salah satu pasangan calon Kepala Daerah, itu namanya masyarakat sedang dibodohi.

Kenapa kami katakan dibodohi? Masyarakat memang perlu program- program, masyakat juga perlu bantuan- bantuan, tapi harus diingat, uang rakyat sepeti APBD itu adalah uang untuk meningkatkan pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat di Daerah. Jadi tanpa harus pakai syarat memilih pasangan calon, APBD itu memang harus difungsikan untuk berbagai kepentingan masyarakat yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan dan program agar benar- benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sadar atau tidak itu namanya uang rakyat dipakai untuk kepentingan politik pejabat tertentu.

Jadi, kalau masyarakat yang akan diberi program- program, bantuan- bantuan oleh Pejabat Daerah atau Politisi seperti perbaikan jalan Desa, kemudian diminta syarat untuk mendukung pasangan calon Kapala Daerah tertentu itu berarti masyarakat sedang dibodohi. Lebih parah lagi kalau program, bantuan dan reward yang dijanjikan tidak terealisasi, tambah dibodohi. 

Tapi kan kalau tidak ikuti nanti masyarakat tidak dapat program, tidak dapat bantuan. Jangan takut, supaya tetap dapat program, supaya tetap dapat bantuan maka pilih pemimpin yang tidak membodohi. Kalau masyarakat terus menerima perlakuan pembodohan itu sama saja masyarakat secara tidak langsung mendorong pemimpin dan pejabatnya korupsi.

Kalau APBD dikorupsi terus, lalu kapan Daerah mau maju? Kapan pelayanan mau baik? Kapan masyarakat bisa sejahtera? Karena APBD yang sejatinya untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat terus- menerus dikorupsi jika masyarakat menerima saja dibodohi.

Oleh karenanya, ayo kita cerdas, masyarakat harus cerdas saat menjelang pilkada 2020 ini. Jangan mau dibodohi dengan tawaran program- program atau bantuan- bantuan buat masyarakat dengan syarat. Pilih pemimpin yang tidak membodohi, yang tidak memanfaatkan uang rakyat untuk membodohi masyarakat.

Ingat, maju tidaknya sebuah Daerah ditentukan oleh pemimpinnya yang dipilih oleh rakyatnya sendiri. Oleh karenanya rubah pemikiran mulai dari sekarang jangan sampai pilih pemimpin yang membodohi rakyat yang menawarkan program- program atau bantuan- bantuan yang uangnya bersumber dari uang rakyat (APBD).

Redaksi.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.