Kadis LH dan Pertamanan Dinilai Ingkar Janji, PKL Bantaran Kali Cimanuk Tetap Digusur

Details

Metroonlinenews.com – Indramayu, Juju (45), salah seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bantaran Kali Cimanuk, Jalan Murah Nara, Sindang, Indramayu, memprotes keras upaya Petugas yang coba menertibkan warungnya. Ia berteriak dan mempertanyakan prosedur pembongkaran yang dinilainya tanpa didahului Surat Peringatan lebih dahulu. Ia juga menuding Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Pertamanan Indramayu ingkar janji atau tidak menyepakati keputusan hasil rapat sebelumnya dengan para PKL.

“Janji Pak Kadis tidak ada penggusuran sebelum relokasi disiapkan. Ini apa- apaan?,” teriaknya memancing perhatian umum.

Tak berhenti di situ, Juju juga coba mengejar Kepala Seksi Penertiban, Pembinaan Pasar dan PKL Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi Indramayu, Novie Anggraeni, yang ikut dalam kegiatan tersebut untuk mempertanyakan nasibnya.

“Ini bagaimana Bu? Anda sebagai Pembina coba jelaskan kenapa bisa terjadi seperti ini?,” tanyanya kepada Novie. Namun Novie memilih bungkam tak menggubrisnya. Bahkan, Novie tetap tutup mulut tak memberi sepatah katapun ketika diminta tanggapannya oleh Pedagang.

Sementara itu dengan adanya protes dari PKL Bantaran Kali Cimanuk, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan Kabupaten Indramayu, Aep Surahman, yang berada tak jauh dari lokasi tersebut menerangkan bahwa jika upayanya kali ini sekedar mencopoti tenda- tenda PKL yang terkesan kumuh. Di satu sisi Aep juga membantah jika pihak Pemda Indramayu belum memberikan surat peringatan.

“Sementara boleh berjualan, asal jangan pakai terpal,” katanya.

Disinggung atas statement sebelumnya saat peresmian Ekoriparian beberapa waktu lalu bahwa pembenahan Taman Bantaran Cimanuk lama tak menggusur PKL, Aep juga menerangkan pihaknya sudah berencana membangun sarana yang lebih baik untuk para pedagang berjualan agar lebih tertib dan tak terkesan kumuh.

“Ya nanti kan dibuat saung- saung. Jangan seperti itu,” pungkas Aep.

(Agus).

Kadis LH dan Pertamanan Dinilai Ingkar Janji, PKL Bantaran Kali Cimanuk Tetap Digusur