- 0
- 1,631 Views
Sengketa Lahan HGU Pabrik Gula Tak Kunjung Selesai, Ini Pesan Kapolres, Dandim dan Ketua DPRD Indramayu
Details

Rapat penyelesaian sengketa HGU Pabrik Gula dengan kelompok masyarakat di Polres Indramayu, Jumat (28/2/2020).
Metroonlinenews.com, Indramayu – Upaya penyelesaian sengketa lahan Hak Guna Usaha (HGU) anatara Pabrik Gula PT Rajawali II dengan kelompok masyarakat kembali digelar. Kali dilakukan di Polres Indramayu di ruangan Patria Tama, Jumat (28/02/2020) pukul 14.40 WIB s/d 17.10 WIB.
Rapat dihadiri oleh Asisten Daerah (Asda) II Maman Kostaman selaku Ketua Tim. Dihadiri juga oleh Ketua DPRD H. Syaefudin, Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto, Dandim 0616 Indramayu Letkol CZI Aji Sujiwo, Kajari diwakili Kasidatun Andi Irawan Haqiqi. Juga dihadiri oleh Waka Polres Indramayu Kompol Nanang Suhendar, Kabag Ops Polres Indramayu, Kasat Reskrim Polres Indramayu, Kasat Intelkam Polres Indramayu, Kasat Binmas Polres Indramayu, beserta Kapolsek wilayah penyangga Pabrik.

Dari kiri : Ketua DPRD Indramayu, Kapolres Indramayu, Asda II Kabupaten Indramayu dan Dandim 0616 Indramayu.
Sementara dari perusahaan Pabrik Gula yang sedang bersengketa dihadiri oleh Direktur PT Rajawali II Zoni dan dari ormas hadir perwakilan F-Kamis.
Maman menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kapolres Indramayu yang menyiapkan tempat guna penyalesaian lahan PG Rajawali II yang terjadi di Indramayu.
“Masalah ini sudah berlangsung lama sekitar 1 tahun, dan sudah banyak upaya dan usaha yang kami lakukan melalui pendekatan dan pertemuan,” tutur Maman.
Intinya, lanjut Maman, dari beberapa arahan Pemerintah pusat agar kami segera menyelesaikan permasalahan ini dengan cara pendekatan ekonomi, pendekatan masyarakat dan pendekatan hukum,” ungkapnya.
“Semoga dari pertemuan ini ada solusi dan jalan keluar dari penyelesaian konflik antara PT PG Rajawali II, masyarakat dan kelompok F-Kamis,” harap Maman.

Sementara Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto menyampaikan bahwa pihak penegak hukum. Kapolres hanya ingin masalah ini agar cepat selesai supaya tidak ada konflik kembali.
“Tujuan kami di sini ingin selesaikan konflik dan mencegah konflik- konflik baru. Silahkan rundingkan kembali untuk masalah kemitraan agar tidak ada yang dirugikan lagi dan jangan sampai ada tindakan kriminal lagi,” himbau Kapolres.
Kedepan, tambah Kapolres, kalau ada masalah sengketa cepat informasikan supaya tidak sulit untuk diselesaikan dan menemukan solusi yang tepat,” harap Kapolres.
Senada dengan Asda II dan Kapolres, Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H. Syaefudin berharap masalah konflik ini bisa selesai dengan baik dan tidak ada korban jiwa. “Tidak ada masalah tanpa jalan keluar,” katanya optimis.
Sedangkan Dandim 0616 Indramayu Letkol CZI Aji Sujiwo menghimbau kepada masyarakat agar bisa memfilter informasi- informasi terkait sengketa lahan HGU ini.
“Masyarakat jangan sampai diracuni dengan asumsi- asumsi yang tidak benar. Samakan persepsi supaya tidak ada kesalahpahaman karena HGU tersebut merupakan program Pemerintah,” himbaunya.

Rapat koordinasi ini, lanjut Dandim, dalam rangka menyelesaikan masalah konflik lahan antara PT PG Rajawali II dengan kelompok masyarakat agar tidak ada lagi konflik sosial apalagi menjelang Pilkada Indramayu. (Gunawan).
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.