Bupati Indramayu Bagikan 7000 Paket Sembako

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Bupati Indramayu, Nina Agustina Dai Bachtiar, di halaman kantor Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (27/02/2024), membagikan sembako terutama beras murah sebanyak 7000 paket dengan harga perlima kilogram atau perkarung sebesar Rp.54.500 rupiah.

Ribuan warga dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Jatibarang pun antusias mengikuti pasar murah sembako dan beras. Ribuan warga itu rela mengular hanya demi bisa membeli lima kilogram beras dengan harga murah, bahkan banyak diantaranya terpaksa tidak terlayani oleh petugas dikarenakan tidak bisa memperlihatkan kupon pasar murah ketika hendak membeli beras produksi Bulog tersebut.

Camat Jatibarang, Rory Firmansyah, Mengatakan, kegiatan pasar murah sembako dan beras ini, sebagai bentuk kepedulian Bupati Indramayu, Nina Agustina Dai Bachtiar, kepada masyarakat Kecamatan Jatibarang dan dengan adanya kegiatan pasar murah diharapkan beban ekonomi masyarakat akan berkurang, sekaligus mampu mengkonsumsi nasi karena dirumahnya mempunyai stok beras.

“Pasar murah ini agenda ibu Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar agar warga bisa membeli beras dengan harga murah”, ujarnya.

Bupati Indramayu, Nina Agustina Dai Bachtiar, pada kesempatan membagi-bagikan beras murah dan berinteraksi dengan ribuan warga Kecamatan Jatibarang, mengatakan, sebanyak tujuh ribu paket sembako dan beras murah, merupakan sumbangsih tersendiri Kepala Daerah untuk menekan laju inflasi, termasuk sebagai upaya meringankan beban masyarakat dalam hal tercukupinya kebutuhan pangan.

“Dengan adanya pasar murah sembako dan beras ini, diharapkan bisa menekan laju inflasi di daerah dan bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Indramayu”, ujar Nina Agustina Da’i Bachtiar.

Sementara itu seoranng warga desa Jatibarang penerima manfaat paket sembako dan beras murah yaitu Riyan, menuturkan, adanya kegiatan pasar murah yang menjual sembako serta beras murah sangat membantu perekonomian keluarga dalam hal tercukupinya stok beras. Riyan berharap kegiatan pasar murah berlangsung secara berkesinambungan, tidak hanya sekali-kali dan kalau dimungkinkan digelar secara rutin setiap tiga bulan sekali. Hal itu disampaikan Riyan karena keluarganya merasakan betul manfaat adanya penjualan paket sembako dan beras murah.

“Alhamdulillah dengan adanya beras murah dan sembako murah, setidak-tidaknya bisa dijadikan tumpuan keluarga saya untuk bisa tetap mengkonsumsi beras”, kata Riyan.

Pada kegiatan pasar murah sembako dan beras itupun, dilakukan pembagian sertifikat hak atas tanah warga yang merupakan program pendaftaran tanah sistematis lengkap atau PTSL tahun 2024 hasil kerja sama Bupati Nina Agustina Dai Bachtiar dengan Kantor Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Indramayu.

(Tim)