Diterpa Hujan Dan Angin Kencang, Atap Kelas SDN Cinini Ambruk

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah bagian Barat Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, membuat atap ruang kelas di SD Negeri Cinini Desa Sumbermulya Kecamatan Haurgeulis ambruk. Atap ruang kelas ambruk secara tiba-tiba karena kondisinya lapuk dan melengkung dimakan usia. Beruntung pada kejadian atap ruang kelas ambruk sedang tidak ada siswa, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Dikatakan Iwan, penjaga sekolah, Senin (5/2/2024), peristiwa tersebut terjadi pada Minggu sore (4/2/2024) sekira pukul 15.00 Wib saat hujan lebat disertai angin kencang, atap salah satu ruangan kelas tiba-tiba ambruk.

“Sebelumnya memang atap ruangan sudah terlihat melengkung ke bawah sehingga ruangan kelas tersebut dikosongkan tidak digunakan untuk proses belajar siswa,” ujar Iwan.

Sementara itu, Utarih, Kepala SD Negeri Cinini menjelaskan, ambruknya atap ruang kelas disebabkan usia bangunan yang sudah tua dan kayunya banyak yang lapuk, sehingga atap ruang kelas yang dipergunakan untuk siswa kelas 3 seluruhnya ambruk.

Dikatakannya, Seminggu sebelum kejadian, atap plafon di ruangan tersebut terlebih dahulu ambruk, sehingga segera diambil inisiatif untuk ruangan yang plafonnya ambruk dan dua ruang lainnya tidak digunakan kegiatan belajar mengajar, sehingga hanya 3 ruang kelas yang digunakan proses pembelajaran siswa, disamping itu inisiatif diambil karena khawatir ada siswa yang menjadi korban.

Nyaris seluruh bangunan kelas di SD Negeri Cinini baik atap maupun tembok gedung kondisinya sudah rusak karena sudah berusia tua. ironisnya lagi, sampai saat ini belum mendapatkan bantuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk rehabilitasi bangunan sekolah.

“Pihak sekolah sudah menyampaikan kondisi bangunan kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait, namun hingga kini belum diketahui kelanjutan dari penyampaian kondisi bangunan SDN Cinini itu. Kami berharap bangunan sekolah bisa segera diperbaiki agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik, nyaman dan aman,” pungkasnya.

(Gunawan)