RAPI Jaksel Harapkan Ketua Terpilih Musdalub Jalin Kebersamaan Akar Rumput

Details

Jakarta – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 09 DKI Jakarta pada 21 Januari 2024 lalu, digelar di gedung BPBD DKI Jakarta. Musdalub berhasil memilih ketua baru yaitu Didik Yuni Avianto menggantikan ketua lama, Slamet Pribadi.

Ditemui di Posko Bersama Pemilu 2024 di Ruang Tempo Doeloe, Gedung G Balaikota DKI Jakarta, Ketua RAPI Jakarta Selatan, Syafrial, (Senin 29/1/2024) mengatakan Musdalub merupakan dinamika organisasi. Tujuan digelarnya Musdalub RAPI Jakarta dalam rangka menata RAPI Jakarta agar lebih baik dibandingkan yang lalu.

RAPI Jakarta telah memilih ketua baru Didi Yuni Avianto. Diharapkan ketua baru terpilih bisa memimpin RAPI Jakarta di mana posisinya sebagai barometer nasional bagi RAPI daerah dan mampu membawa perubahan dengan menggalakkan kebersamaan sampai ke akar rumput.

Syafrial juga mengatakan program penyelenggaraan Komunikasi Radio Antar Penduduk mempunyai arti sangat strategis sebagai potensi telekomunikasi nasional yang mendukung persatuan dan kesatuan, meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

RAPI memahami bahwa karena tugas dan tanggungjawabnya ikut membantu pemerintah dalam membangun masa depan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lebih baik, maka RAPI memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi tepat guna demi membantu pemerintah, termasuk dalam mensosialisasikan pesan Pemilu Damai sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan seluruh rakyat di pelosok tanah air.

Sementara itu, dalam sambutan singkatnya, Ketua terpilih Musdalub RAPI Jakarta, Didi Yuni Avianto mengatakan seluruh anggota RAPI di DKI Jakarta agar tetap mengembangkan RAPI dengan asas kebersamaan.

RAPI adalah organisasi komunikasi radio antar penduduk satu-satunya yang diakui dan disahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai wadah resmi bagi pemilik Izin Komunikasi Radio Antar Penduduk (IKRAP). RAPI merupakan organisasi non politik yang didirikan dan dibentuk secara sukarela, yang bersifat sosial, mandiri, nirlaba, dan demokratis berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.