Wamenkop Ferry : Presiden Ingin Aset Koperasi Imbangi BUMN
Details
Metroonlinenews.com – Jakarta Presiden Prabowo Subianto menginginkan aset koperasi bisa secara bertahap meningkat sehingga mengimbangi BUMN maupun aset swasta. Di Indonesia asset koperasi hanya Rp. 281 triliun. Aset ini masih kecil jika dibandingkan dengan asset BUMN atau swasta.
Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono saat menjadi pembicara pada Seminar Bertajuk Harapan dan Tantangan yang digelar di Sabang Merauke Circle dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Jakarta, Kamis, (6/2/2025).
Menurut Ferry, di banyak negara maju, koperasi sudah masuk pada sektor Industri bahkan asetnya telah menjadi konglomerat. Di Indonesia asset koperasi hanya Rp. 281 triliun. Aset ini masih kecil jika dibandingkan dengan asset BUMN atau swasta. Adapun nomenklatur baru terkait pemisahan kementerian koperasi diantaranya bertujuan mengebut Koperasi agar bisa masuk pada sektor industry.
Sedangkan terkait tujuan peningkatan asset, Ferry ditugaskan Presiden dan Wakil Presiden bahwa Kementerian Koperasi mendorong keadilan penguasaan aset secara nasional agar bisa lebih adil lagi dengan cara Kementerian Koperasi diberikan penugasan dan berbagai kemudahan untuk bisa masuk pada sektor industri.
Selain itu pemisahan kementerian koperasi dengan kementerian UMKM merupakan hal yang tepat, memang 26 tahun belakangan ketika penempelan nomenklatur kementerian koperasi dan UMKM meskipun di kementerian koperasi ada koperasi di sektor usaha kecil, menengah dan mikro, tetapi dengan ketempelan selama 26 tahun sedikit banyaknya menimbulkan persepsi di publik bahwa koperasi di Indonesia identik dengan usaha kecil.
Seperti diketahui, penguasaan aset antara badan usaha koperasi dengan badan usaha milik negara (BUMN) dengan badan usaha swasta terjadi perbedaan yang agak besar. Badan usaha koperasinya sangat kecil. Penguasaan aset badan usaha koperasi hanya Rp281 triliun. Masyarakat pun selama ini selalu mempersepsikan bahwa koperasi di Indonesia identik dengan usaha kecil.