- 0
- 402 Views
Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Beri Sambutan Pada Festival Kegiatan Lomba Video Klip Mars FPK & Festival Film Dokumenter Pendek 2021
Details

Metroonlinenews.com, Jakarta – Keragaman dan kemajemukan kota Jakarta merupakan asset yang harus dirawat, dijaga, dipertahankan dan dikembangkan sebagai modal utama pembangunan.
“Kerukunan antara elemen budaya, etnis dan agama penting dijaga agar Jakarta bisa menjadi model bagi pembinaan kerukunan nasional karena posisinya sebagai ibukota,” ujar Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, Taufan Bakri ketika memberi sambutan pada Kegiatan Lomba Video Klip Mars FPK & Festival Film Dokumenter Pendek 2021 di Kemendagri, Rabu (22/12/2021).
Menurut Taufan, Jakarta menjadi tempat simpul interaksi kerukunan dan pembauran nasional. Karena itu, di kota ini kita ingin menjadi banchmark atau model kerukunan antar semua golongan, dan komponen. Kalau di sini terjadi komunikasi, interaksi, lalu gotong royong/ kerja bersama, insya Allah Jakarta menjadi inspirasi bagi Indonesia.
Kegiatan bertema “Merajut Kebhineka Tunggal Ikaan, Perkokoh Persatuan dan Kesatuan” Dan Festival Film Dokumenter Pendek dengan tema ”Merawat Bhinneka Tunggal Ika” merupakan upaya pemerintah untuk menjaga keharmonisan antar suku bangsa, ras, dan agama yang ada di Jakarta agar bisa terus dirawat dan ditingkatkan bersama-sama melalui forum-forum yang ada.
Karena itu, pemerintah DKI Jakarta melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta Bersama Kemendagri menggelar Festival Kegiatan Lomba Video Klip Mars FPK & Festival Film Dokumenter Pendek 2021 sebagai bagian dari upaya untuk melibatkan masyarakat berperan aktif dalam merawat persatuan dan kesatuan.
Dalam sambutannya, Taufan menjelaskan, bahwa Mars FPK diperuntukkan guna mengingkatkan rasa cinta dan semangat kebangsaan Berbhineka Tunggal Ika yang dikumandangkan di seluruh daerah pada setiap penyelenggaraan pembauran kebangsaan. Sementara Film dokumenter menyajikan realita dan tak pernah lepas dari tujuan penyebaran informasi, pendidikan, dan propaganda bagi orang atau kelompok tertentu dengan tetap berpijak pada hal-hal senyata mungkin.
“Jadi, kedua lomba ini memiliki esensi yang mendalam di samping sebagai media sosialisasi bagi Forum Pembauran Kebangsaan sebagai wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerjasama antara warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan dengan tujuan untuk menciptakan suasana kondusif di tengah kemajemukan masyarakat di wilayah RI. Kedua lomba ini juga bertujuan untuk membumikan bhinneka tunggal ika sebagai upaya dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia,” ujar Taufan.
Terkait upaya menjaga persatuan dan persatuannya, dalam sambutannya juga Taufan mencanangkan akan membuat Kampung Pancasila di Jakarta.
“Kita berharap dari 267 kelurahan yang ada di Jakarta nantinya aka ada Kampung Pancasila sebagai melting pot antar suku, agama, adat istiadat dalam memelihara kerukunan dan kebersamaan demi terwujudnya harmoni dalam kebhinekaan,” pungkas Taufan. (Zul)