Gawat, Pernyataan Jubir Satgas Covid-19 Terkait Pasien Positif Asal Haurgeulis Dibantah Keluarga Pasien

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Pengumuman penambahan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 oleh Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu melalui media sosial Diskominfo Kabupaten Indramayu pada Kamis (20/8/2020) menuai kontroversi.

Dalam rilisnya, Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, salah seorang dari tiga orang pasien yang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid 19 salah satunya berinisial S (57) warga Kecamatan Haurgeulis.

Menurut Deden, pasien S masuk RSUD Indramayu pada tanggal 16/08/2020 merupakan rujukan dari RSBI Losarang dengan rapid reaktif dan diagnosa CKD. Pasien tidak ada riwayat perjalanan keluar Kota, namun ada kontak dengan anaknya yang baru pulang dari Jakarta pada tanggal 14/08/2020. Telah dilakukan pengambilan swab dan hasil keluar pada tanggal 19/8/2020 yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Celakanya, pihak keluarga membantah pernyataan Deden pada rilis yang diunggah akun Facebook Diskominfo Kabupaten Indramayu tersebut.

Arul Muslim (29) anak dari S saat ditemui di RSUD Indramayu, Sabtu (22/8/2020) menjelaskan, dirinya memang baru datang dari Jakarta tetapi ia pulang ke Indramayu pada saat mendengar kabar Ibunya masuk ke ruang isolasi RSUD indramayu.

“Saya pulang dari Jakarta karena mendapat kabar Ibu dirawat di RSUD Indramayu, jadi saya belum kontak langsung dengan Ibu. Dari Jakarta saya langsung ke RSUD Indramayu, tapi tidak bisa menemui Ibu karena sedang diisolasi,” jelas Arul.

Sementara Rohman (19) yang juga anak dari S menjelaskan, Ibunya menderita sakit sudah lama. Sebelum dibawa ke RSUD Indramayu, Ibunya sempat mengeluh sakit seluruh badan lemas, lalu oleh anak- anaknya dibawa ke Puskesmas terdekat. Pihak Puskesmas menyarankan untuk test darah ke Klinik. Dari hasil laboratorium Klinik didapat pasien menderita gangguan ginjal dan HB rendah.

“Setelah hasil laboratorium keluar, keluarga membawa pasien ke RS Al Irsyad Haurgeulis. Dari sana lalu dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang,” tutur Rohman.

Menurut Rohman, pihak RS Bhayangkara Losarang hanya melakukan penanganan berupa pemasangan infus dan oksigen. Kemudian oleh pihak RS Bhayangkara Losarang pasien dibawa ke RSUD Indramayu menggunakan mobil Ambulance karena diperkirakan pasien terpapar Covid-19.

“Sampai saat ini, keluarga belum menerima hasil swab dari pihak RSUD Indramayu,” kata Rohman.

(Gunawan).

Gawat, Pernyataan Jubir Satgas Covid-19 Terkait Pasien Positif Corona Asal Haurgeulis Dibantah Keluarga Pasien

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.