2 Bulan Petani Indramayu Kesulitan Pupuk Bersubsidi, Ternyata Pupuk Masih Banyak Ditimbun di Gudang

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Langkanya pupuk bersubsidi dua bulan terakhir sangat dirasakan masyarakat petani Indramayu.

Asmono, Kuwu (Kepala Desa) Anjatan Utara Kecamatan Anjatan mengatakan, kelangkaan pupuk bersubsidi di wilayah Anjatan dan sekitarnya sudah terjadi selama 1 bulan lebih.

“Sudah satu bulan masyarakat petani di Desa kami sulit memperoleh pupuk urea, kalaupun ada harganya mahal,” kata Rusmono.

Begitu juga Dulaman (60) warga Desa Anjatan Utara mengatakan, kesulitan memperoleh pupuk dirasakannya semenjak padi mulai semai dua bulan yang lalu.

Bahkan saat dirinya bertanya kepada penjual pupuk di Kios, kata Dulaman, pemilik kios mengatakan bahwa kalau pasokan pupuk ke kios sudah tidak ada.

“Hampir dua bulan saya sulit memperoleh pupuk, kalaupun ada harganya bisa mencapai Rp300 ribu per kwintal untuk pupuk jenis urea, dan untuk pupuk phonska harganya variatif mulai dari Rp265 ribu sampai Rp280 ribu,” ungkap Dulaman.

Menyikapi langkanya pupuk bersubsidi di wilayah itu, Rusmono bersama lima orang Kuwu lainnya diantaranya Kuwu Limpas, Patrol, Patrol Lor, Sukahaji dan Kuwu Sukra mendatangi gudang pupuk PT Kujang yang berada di wilayah Kecamatan Sukra, Senin (24/8/2020).

Benar saja, ribuan ton pupuk bersubsidi masih tersimpan di gudang milik PT Kujang Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu.

Asmono menjelaskan, Rombongan Kuwu ke gudang Pupuk Kujang diterima oleh Denis selaku penanggung jawab gudang pupuk PT Kujang di wilayah Kecamatan Sukra. Menurutnya, mereka nekad mendatangi gudang Pupuk PT Kujang karena banyak keluhan dari masyarakat mengenai kelangkaan pupuk urea bersubsidi di kios- kios pertanian.

“Kami telah berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memperoleh solusi mengenai keluhan dari masyarakat tentang kelangkaan pupuk, dan kami pun mendatangi gudang PT Kujang untuk memastikan kalau pupuk urea masih ada. Dan menurut Kepala gudangnya, urea masih tersedia sebanyak 1.175 ton,” kata Rusmono.

Lalu buat apa ribuan ton pupuk bersubsidi itu ditimbun sementara masyarakat Petani menjerit akibat langkanya pupuk bersubsidi?

(Gunawan).

2 Bulan Petani Indramayu Kesulitan Pupuk Bersubsidi, Ternyata Pupuk Masih Banyak Ditimbun di Gudang

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.