Camat Arahan Bikinkan KTP Penyandang Disabilitas

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Tarinih dan Minah penyandang disabilitas Tuna wicara, Tuna Rungu, dan Tuna Netra, warga Desa Lingga Jati Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, selama hidupnya tidak pernah memiliki Kartu Tanda Penduduk atau identitas lainnya.

Karena tidak memiliki identitas kewarga negaraan atau KTP, hal itu membuat kedua bersaudara penyandang disabilitas tersebut tidak pernah mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintah.

Camat Arahan Sulardi mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai Tarinih dan Minah yang belum pernah memiliki KTP, merespon cepat dan langsung menindak lanjutinya, dalam hal ini membuatkan KTP kedua bersaudara tersebut. Senin(2/1/2023).

Selain membuatkan KTP, Sulardi juga memberikan paket sembako dari Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar kepada Tarinih dan Minah.

 

“Saya mendapatkan informasi pada hari Minggu pagi dan langsung berkoordinasi dengan staf saya dan hari ini baru bisa dilaksanakan. Alhamdulillah, pengaduan dari masyarakat bisa saya tanggapi secara langsung,” terang Camat Arahan.

 

Dengan adanya peristiwa itu, Sulardi berpesan kepada kepala Desa, khususnya di wilayah Kecamatan Arahan agar mendata kembali warganya masing- masing, apabila ada yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk, agar segera membantu membuatkannya.

Kepala Desa yang ada di Kecamatan Arahan juga diminta untuk menggerakan dan mencari data- data masyarakat yang belum memiliki KTP maupun Identitas lainnya, bahkan meminta Kepala desa beserta aparatnya agar segera membantu pembuatan identitas kependudukan warga tersebut.

Sementara itu, Muhid adik dari Tarinih dan Minah, mengucapkan terimah kasih kepada Camat Arahan yang telah membantu kedua saudaranya membuatkan KTP. Muhid bersyukur atas respon cepat Camat Arahan. Sehingga kedua saudaranya tercatat sebagai warga negara Indonesia.

Perlu diketahui sebelumnya Muhid sudah berusaha untuk membuat KTP melalui Pemerintahan Desa Linggajati, namun diminta sejumlah uang oleh oknum. Karena Muhid tidak memiliki uang, maka Tarinih dan Minah selama ini tidak memiliki KTP, sampai dengan dibantu oleh Camat Arahan Sulardi.

(Guntur)