93 Panwascam Dilantik Bawaslu, Siap Awasi Kecurangan Pilbup Indramayu 2020

Details

Ketua Bawaslu Nurhadi saat sambutan di Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 93 Anggota Panwascam di Hotel Grand Trisula Indramayu, Senin (23/12/2019).

Metroonlinenews.com, Indramayu – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indramayu sudah dekat, 23 September 2020 mendatang. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indramayu pun sudah membentuk Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam). Hari ini, Senin (23/12/2019) sebanyak 93 Anggota Panwascam se-Kabupaten Indramayu resmi dilantik di Aula Hotel Grand Trisula, Jalan DI Panjaitan Indramayu.

Acara pelantikan sekaligus pemgambilan sumpah dan janji Panwascam tersebut juga dihadiri oleh perwakilan unsur Muspida, KPU Indramayu dan perwakilan beberapa Partai di Indramayu.

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Indramayu, Nurhadi mengatakan, 93 Anggota Panwascam yang dilantik terdiri dari 80 orang laki- laki dan 13 orang perempuan. Mereka, kata Nurhadi, lolos melalui bebrapa tahapan test mulai dari test tertulis berbasis online yaitu Computer Assisted Test (CAT) dan test wawancara.

“Dari pendaftar berjumlah 509 orang, sebanyak 501 orang yang lolos administrasi. Dari 501 yang lolos administrasi setelah melalui tahapan test tertulis dan wawancara, ditetapkan 93 orang yang lolos sebagai Anggota Panwascam,” ungkap Nurhadi.

93 Anggota Panwascam tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor : 116/K.Bawaslu.JB.09/KK.01.01/XII/2019. Mereka merupakan perwakilan dari  31 Kecamatan di Indramayu dimana masing- masing kecamatan memiliki 3 orang Anggota Pengawas.

Ketua Bawaslu Nurhadi melantik 93 Anggota Panwascam untuk 31 Kecamatan di Indramayu.

Dengan dilantiknya 93 Anggota Panwascam sebagai kepanjangan tangan Bawaslu di tiap- tiap Kecamatan, maka Anggota Panwascam siap dalam mengawasi jalannya Pilbup Indramayu Tahun 2020 mendatang.

Ditanya mengenai para peserta yang tidak lolos, Nurhadi mengungkapkan, selain karena nilai yang minim juga karena ada laporan masyarakat terhadap beberapa peserta yang belum netral. Yaitu, kata dia, terlibat sebagai Timses maupun Relawan Bakal Calon Bupati 2020 dan ada pula yang masih tercatat sebagai Anggota Parpol.

Sedangkan terkait isu miring yang berkembang di Media Sosial terhadap “orang- orang titipan” yang diduga diloloskan, Nurhadi menanggapi bahwa proses rekruitment dan sekeksi yang dilakukan sudah sesuai prosedur dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Anggota Bawaslu dan Panwascam berfoto dengan para undangan yang hadir usai pelantikan.

“Bawaslu dalam proses seleksi ini kami mencari orang- orang yang terbaik. Tidak ada pungutan apapun, tidak ada setoran apapun. Jika ada, silahkan laporkan ke saya. Dan kalau tidak percaya, silahkan laporkan ke Bawaslu yang lebih tinggi yaitu ke Bawaslu Propinsi,” tegasnya.

Agus Setiawan

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.