PKBM Sumbermulya-Haurgeulis Diduga Palsukan Data Siswa

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sumbermulya Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, diduga memalsukan data siswa (warga belajar). Dugaan muncul karena pada data PKBM terdapat nama siswa yang juga terdata di sekolah lain alias data ganda.

Hal tersebut diungkapkan Intan Nur Hidayah, siswi SMKN 2 Ogan Komering Ulu Palembang, yang waktu SD sempat bersekolah di SDN Sumurwedi Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu sampai kelas 3 sebelum pindah ke-Palembang ikut orang tuanya dan melanjutkan sekolah dilokasi baru. Intan merasa sangat dirugikan karena data dirinya terdaftar di PKBM Sumbermulya, padahal dia tidak pernah mendaftarkan diri ke PKBM tersebut.

Intan menuturkan, dirinya baru mengetahui terdaftar sebagai siswa di PKBM Sumbermulya setelah pihak sekolah menginformasikan terkait hal itu. Pihak sekolah juga menyarankan Intan untuk segera meminta PKBM menghapus data dirinya.

“Ayah saya sampai pulang ke Jawa untuk meminta pihak PKBM menghapus data saya, namun setelah sampai ke Palembang, kata bapak guru disini, data saya masih ada di PKBM Sumbermulya,” tuturnya.

Sementara itu pihak pengelola PKBM yang juga seorang PNS Tenaga Kesehatan di Kecamatan Bongas, saat diminta keterangan melalui chat WhatsAap beberapa kali, enggan untuk membalas bahkan ditelepon pun tidak diangkat. Sempat didatangi ke tempatnya bekerja, Sabtu (28/5/2022) tapi tetap tidak mau menemui awak media.

Solikin Adzam, Operator PKBM Sumbermulya yang sempat ditemui belum lama ini, mengatakan, dirinya menjadi Operator di PKBM Sumbermulya mulai awal Januari 2022, mengenai adanya data ganda, Ia berkilah, tidak mengetahui persoalan tersebut, namun kemungkinan pada awal tarik data di aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sedang error sehingga terkadang muncul data yang tidak ada di PKBM tapi masuk kedalam data PKBM.

“Saya baru bulan Januari jadi operator di PKBM Sumbermulya, disaat ada data yang memang tidak ada kelengkapannya, saya keluarkan dari data sekolah, nantinya kan disangka manipulasi data,” ujarnya..

Solikin mengaku, proses pembelajaran di PKBM Sumbermulya dilakukan 1 Minggu 1 kali yakni setiap hari Sabtu malam, namun ketika awak media menyambangi lokasi PKBM tersebut, Sabtu (28/5/2022), sekira pukul 20.00 Wib, nampak di ruang belajar PKBM tidak ada aktivitas apapun, bahkan gerbang dan pintu gedung PKBM dalam kondisi terkunci.

(Gunawan).