Secercah Harapan Tentang Sampah

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu- Masalah sampah masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Minimnya petugas kebersihan di wilayah pemukiman warga, terutama di lorong-lorong jalan pedesaan, terlebih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan menjadi pemicu utama menjamurnya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik terlihat dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga seperti plastik, pembalut sekali pakai, bungkus makanan, hingga botol minuman yang dibuang secara sembarangan.

Fenomena ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Indramayu. Pasalnya, meski berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi persoalan sampah, namun dengan minimnya petugas kebersihan di wilayah pemukiman warga dan tanpa dukungan serta kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, upaya tersebut akan sia-sia.

Bupati Indramayu harus melibatkan seluruh kepala desa dan perangkatnya agar aktif mengajak masyarakat di wilayahnya untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Termasuk menambah jumlah petugas kebersihan di wilayah pemukiman yang mengangkut sampah rumah tangga ketempat pembuangan sampah sementara.

Meski demikian, kesadaran individu memegang peranan penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Setiap individu di dalam rumah tangga harus bisa memilah sampah yang mempunyai nilai ekonomis dan yang mesti dibuang ketempat sampah dilingkungan sekitar untuk selanjutnya oleh petugas kebersihan dikumpulkan di tempat pemungutan sampah sementara yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Bupati Indramayu juga mesti menekankan pentingnya peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam membantu pengelolaan sampah di tingkat desa. Sedangkan penganggarannya bisa bersumber dari dana desa maupun alokasi dana APBD Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, semua komponen pada lembaga pemerintah daerah termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Industri, juga tidak ketinggalan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu, hendaknya senantiasa mengajak masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan gotong royong bersih-bersih di lingkungan pemukiman penduduk dan di setiap lingkungan pasar daerah. Hal itu harus dilakukan karena keterlibatan warga secara langsung akan menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Pengerahan armada untuk mendukung gotong royong warga dalam hal kebersihan lingkungan dan demi kelancaran distribusi sampah ketempat pembuangan akhir sampah (TPA) harus dipersiapkan secara optimal. Namun kuncinya tetap di partisipasi masyarakat. Jika mereka sadar dan terlibat, pasati TPS liar tak akan muncul lagi.

Akhirnya dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Indramayu bisa menjadi Kabupaten yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua. (Tim)