Hasil Lidik Siswa Tewas Misterius, Dipertanyakan keluarga

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Peristiwa meninggalnya siswa kelas 3 SDN 3 Amis Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu Jawa Barat, pada awal bulan Agustus 2024 lalu, dimana siswa tersebut sebelumnya ditemukan pingsan di sekolah dan sempat dibawa di Puskesmas kemudian dirujuk di RSUD setempat namun nyawanya tak tertolong, ternyata masih menjadi teka-teki tersendiri bagi warga desa Amis dan pihak keluarga. Penyebab kematian siswa itu hingga kini masih misterius, sehingga pihak keluarga mempertanyakan sejauh mana hasil penyelidikan jajaran Polres Indramayu dan meminta hasil autopsi kepada penyidik.

Sebelumnya, pihak Polres Indramayu sudah melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan dengan meminta keterangan dari puluhan saksi, baik dari keluarga korban, guru dan para peserta didik SDN 3 Amis, tenaga medis Puskesmas, termasuk dokter, perawat, supir ambulans, maupun meminta keterangan dokter dari RSUD Indramayu.

Dikatakan Agus Tarsudi, salah seorang keluarga korban ketika ditemui di depan ruang Reskrim Polres Indramayu, Selasa (27/8/2023), kasus kematian korban hingga kini belum ada keterangan apa pun mengenai perkembangan hasil penyelidikan yang dilakukan pihak penyidik. Hasil autopsi pun masih belum diketahui keluarga korban.

“Kedatangan kami di Polres Indramayu untuk menanyakan SP2HP agar keluarga mengetahui perkembangan kasus ini, namun sangat disayangkan penyidiknya sedang melaksanakan tugas diluar dan SP2HP itupun informasinya akan segera dikirim kepada keluarga. Kami selaku keluarga korban tetap berharap ada kejelasan mengenai penyebab kematian anggota keluarga kami,” ujar Agus Tarsudi didampingi keluarga lainnya.

Ironisnya lagi ketika awak media kembali menghubungi Agus Tarsudi via telepon, Jum’at (30/8/2024), mengatakan, sampai saat ini masih belum ada keterangan tambahan dari pihak Polres Indramayu bahkan SP2HP yang dijanjikan belum juga diterima pihak keluarga. Lambannya kinerja penyidik polres Indramayu pun sangat disayangkan semua pihak, keluarga korban menjadi bingung akan kejelasan perkembangan kasus kematian misterius siswa SDN 3 Amis tersebut.

Termasuk ketika Kasat Reskrim, AKP. Hillal Adi Imawan dihubungi via pesan singkat WhatsAap terkait perkembangan kasus tersebut, Sampai berita ini ditayangkan Metro Online News.com belum juga ada jawaban dari Kasat Reskrim.

(Gunawan)