PKK RW 03 Jatinegara Jaga Lingkungan dengan Kumpulkan Mijel Bekas Pakai

Details

Metroonlinenews.com,  Jakarta – Perilaku membuang minyak jelantah (Mijel) di got atau selokan masih kerap dilakukan oleh sejumlah warga di Jakarta. Padahal kebiasaan membuang Mijel di saluran air itu tentunya akan menimbulkan pencemaran lingkungan yang pada akhirnya warga sendiri yang akan terkena imbasnya.

Menyadari dampak negatif dari pembuangan Mijel warga, Ketua Pengurus PKK RW 03 Kelurahan Jatinegara, Umi Narsih bersama para Kader sejak 3 tahun aktif mengumpulkan Mijel dari para emak di 16 RT yang ada di lingkungan RW 03.

“Pengumpulan Mijel tersebut sudah menjadi program RW 03 yang melibatkan RT dan Kader. Tujuan pengumpulan mijel itupun diantaranya mengurangi pencemaran limbah dan tentunya ada nilai rupiah tersendiri dari pengumpulan Mijel,” ujar Umi Narsih ditemui di kantor RW 03 Kelurahan Jatinegara, Jalan Puskesmas, Jatinegara Lio, Jakarta, Senin (29/4/2024).

Menurut Umi,  pengumpulan Mijel dilakukan sejak 2.5 tahun lalu. Umumnya Mijel yang terkumpul bersumber dari rumah warga. Karena itu, wajar jika memerlukan waktu 2-3 bulan Mijel baru siap dikumpulkan dan dijual kepada supplier yang biasa membeli.

Hanya saja mijel yang di beli dari warga perKilogram sebesar Rp10.000 kemudian di jual kembali kepada supplier sebesar Rp10.000 dan karena hal ini demi menjaga lingkungan dari bahaya pembuangan mijel maka jual beli pembuangan mijel warga inipun tidak mengambil keuntungan.

Umi menyadari bahwa hingga kini masih sedikit warga yang terlibat dalam pengumpulan Mijel. Oleh karena itu, Umi meminta dukungan seluruh warga RW 03 termasuk warteg atau warung-warung yang mengkonsumsi Mijel dalam jumlah yang cukup besar agar tidak membuang Mijel di saluran air atau tidak membuangnya ke tanah.

Umi Narsih juga mengimbau bagi warga yang belum aktif mengumpulkan Mijel termasuk para pengusaha di bidang makanan agar mengumpulkan Mijel dan menginformasikan kepada pengurus RT terdekat maupun para Kader PKK dan Kader Jumantik agar mengambil Mijel dari rumah-rumah warga. (Zul)