Wakili Keluarga, Kepala Desa Juwiring Lepas Kepergian Mbah Mina

Details

Metroonlinenew.com, Klaten  Kepala Desa Juwiring, Sugiarto melepas kepergian Mbah Mina ke peristirahatan terakhir di pemakaman keluarga persis sebelah kediamannya di desa Karang Pandan RT 01 RW 05, Desa Juwiring, Kecamatan Juwiring, Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah.

“Saya atas nama keluarga besar mbah Mina mengucapkan terimakasih yang mendalam atas kehadiran bapa dan ibu untuk mengantar Mbah Mina ke pemakaman keluarga,” ujar Kades Sugiarto ketika memberi sambutan, Juwiring, Kamis (9/12/2021)

Turut hadir di rumah duka keluarga besar dari Jakarta yaitu anak dan menantu Mbah Mina keluarga besar Mbah Mina, yaitu Keluarga Ben Suhendro, Keluarga Zulfikri, Keluarga Besar Martimin, Keluarga Besar Joko Mulyadi, Sudarmini, Keluarga Besar Aribowo dari Bogor, dan keluarga besar Kusmini.

Mbah Mina selama ini dikenal warga desa Juwiring sebagai sosok sederhana. Aktifitas sehari-hari di hari tua lebih disibukkan dengan mengaji dan sholat 5 waktu di Mushola yang berada tak jauh dari rumahnya.

Menurut Kades Sugiarto, almarhum Mbah Minah meninggal dalam usia 103 tahun dan meninggalkan 6 anak, 4 putri dan 2 putra.  

Di tempat yang sama, Ustad Syarifudin mengatakan bahwa manfaat amalan sedekah memiliki keutamaan besar di sisi Allah Ta’ala. Selain dapat meredam murkanya Allah,  akan menghapus dosa dan kesalahan.

Dia menjelaskan, Sedekah sendiri dapat berbentuk seperti infaq, zakat dan masih banyak lainnya yang dapat diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan.

Kepada para keluarga Mbah Mina, Ustad Sarifudin menghimbau agar terus memperbanyak sedekah.  Niat utama saat bersedekah adalah memberikan seluruh pahala sedekah kepada orang tua yang telah meninggal. Dengan begitu, orang tua yang telah meninggal tetap akan mendapatkan pahala sedekah.

“Sedekah yang diberikan oleh anak untuk orangtua yang sudah meninggal dunia, maka amalan sedekah tersebut akan sampai kepada anak dan orangtua,” imbuhnya.

Sedekah sendiri dapat berbentuk seperti infaq, zakat dan masih banyak lainnya yang dapat diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan.

“Jika seorang manusia meninggal, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga perkara. Yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta anak yang sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya” (HR. Muslim). ***

Editor: Zulfikri