Usai Viral di Medsos, Camat Indramayu Datangi Rumah Bu Nunung Yang Mau Roboh
Details
Metroonlinenews.com, Indramayu – Usai viral di Media Sosial (Medsos) rumah tidak layak huni milik Ibu Nunung warga Jalan Karangsawah II Kelurahan Margadadi Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Camat Indramayu Indra Mulyana sidak langsung ke lokasi, Jumat (4/2/2022).
Rumah milik Ibu Nunung tersebut tampak sebagian besar tembok yang terbuat dari bilik bambu telah rapuh, apalagi bagian atapnya, kayu penyanggahnya banyak yang dimakan rayap, seperti sudah tidak kuat untuk menahan beratnya genteng.
Menurut Ibu Nunung, jika cuaca hujan rumahnya kebanjiran, karena sebagian besar atapnya bocor.
“Ancur, banjir, banjir dari kamar wis blekbeg- blekbeg, bocor semua pak, ember- ember, lenjong mudun kabeh,” kata Ibu Nunung.
Namun, nasib miris yang dialami Ibu Nunung selama ini, dia mengaku belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah setempat, bahkan di masa pandemi Covid- 19 dimana perekonomian masyarakat dalam keadaan sulit.
“Ga pernah dapat bantuan apa- apa, sering ngajuin minta bantuan, dari kelurahan, kemana berkali- kali, ga pernah ada sepeserpun, ga pernah dapat apa- apa,” keluh Ibu Nunung.
Setelah viral di media sosial soal kondisi rumah Ibu Nunung yang memprihatinkan, Camat Indramayu Indra Mulyana datang ke rumah Ibu Nunung untuk memastikan situasi dan kondisi yang sebenarnya, sambil memberikan bantuan berupa paket sembako.
“Pak Camat yang datang, kata Pak Camat ngasih bantuan sekedarnya dulu, nanti dikasih bantuan menyusul,” kata Ibu Nunung.
Ibu Nunung berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu memberikan bantuan agar rumahnya bisa diperbaiki segera sehingga dia dan keluarganya menempati rumah tersebut dengan tenang dan nyaman.
“Harapan saya minta bantuan dari Pak Camat atau dari yang di atasnya, atau dari siapapun, saya pengen dibantu supaya bisa beresi rumah Pak,” harap Ibu Nunung.
Di tempat terpisah, Camat Indramayu Indra Mulyana Saat diminta tanggapannya soal rumah Ibu Nunung, ia mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan melalui media sosial, dia juga berharap agar media sosial digunakan secara bijak dan santun.
“Rumahnya Bu Nunung di Kelurahan Margadadi, dan mungkin banyak masyarakat kita yang seperti itu, banyak sekali, terima kasih atas informasi yang diberikan melalui media sosial, dan kami harapkan juga media sosial dapat digunakan secara bijak, secara santun untuk berikan informasi kepada kami. Kecamatan juga kita ada akun- akun Media Kecamatan yang secara khusus juga bisa menampung informasi- informasi tersebut,” kata Indra.
Untuk rumah keluarga ibu Nunung ini, lanjut Indra, sudah ditengok oleh aparat Kelurahan, oleh tim kami Kecamatan juga sudah, dan tentunya butuh dukungan masyarakat dan stakeholder juga di Kelurahan Margadadi, kita akan support, kita akan melihat kondisinya seperti apa.
Disinggung kapan pihaknya merealisasikan bantuan untuk memperbaiki rumah Ibu Nunung, Indra mengatakan memprosesnya dengan menempuh mekanisme yang ada, dan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
“Dan tentunya kita tidak bisa merubah rumah sederhana menjadi rumah mewah, tapi minimal menjadi rumah yang sehat dan layak huni. Semua program yang seperti ini, ini bukan yang pertama buat kami, dan sesuai dengan arahan Bupati Indramayu, kita akan bantu proses, tentunya ada mekanisme yang ditempuh,” ujar Indra.
“Dan disana kita lihat juga sudah dalam proses pihak keluarga untuk memberesi, membenahi rumah tersebut, sudah ada rencana pembuatan, mungkin ada satu slot untuk kamar yang menggunakan bata ringan, batako. Dan kemudian kita akan segera suport untuk program bantuan stimulan untuk rehab rumah,” terang Indra.
Menurut Indra, pihaknya tidak bisa menjanjikan satu dua hari, yang pasti dalam waktu yang tidak terlalu lama, karena ini bukan sulap, seperti membalikkan telapak tangan.
Selanjutnya, melihat kondisi rumah Ibu Nunung yang memprihatinkan, dan perlu segera diperbaiki, apalagi bukan hanya soal kenyamanan, tetapi soal keselamatan jiwa Ibu Nunung dan keluarganya.
Indra juga menanggapi dengan santai mengatakan bahwa masih banyak warga yang kondisinya lebih memprihatinkan dibanding dengan rumah Ibu Nunung.
“Kalau urgent relatif mas, banyak keluarga lain yang sudah kita support bersama dengan Pemerintah Daerah Bupati Indramayu dan lebih urgent, keluarga yang tinggal di sana kita bawa ke rumah sakit, dua- duanya suami istri, rumahnya kita rehab dan di dalam masih becek, kalau ini masih kering yah, kalau di Desa- Desa lain rumahnya sangat memprihatinkan, tetapi semua rumah memang dalam kondisi keluarga- keluarga yang tidak mampu,” kata Indra.
Soal jarak rumah Ibu Nunung yang dekat dengan kantor Kelurahan dan Kantor Kecamatan, Indra menanggapi bahwa tetangga- tetangga lain harusnya saling peduli, termasuk dari teman- teman media dan lain sebagainya.
“Ayo kita sama- sama, kita gotong royong seperti apa untuk memberikan bantuan kepada keluarga- keluarga kita yang tidak mampu,” tutup Indra.