Pasca Banjir, Kakanwil Kemenkumham: Lapas Lhoksukon Penting Direlokasi

Details

Metroonlinenews.com, Lhokseumawe – Banjir telah merendam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lhoksukon, Aceh Utara selama tiga hari.Keberadaan Lapas di kawasan rawan banjir tersebut, telah diusulkan untuk relokasi.

“Rencana relokasi Lapas sudah diusulkan ke Pusat,” jelas Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman, saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas II B Lhoksukon, Jumat (7/1).

Relokasi Lapas dilakukan ke lokasi yang lebih aman. Lokasi tersebut telah dipersiapkan Pemerintah daerah setempat. “Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Utara juga sudah menghibahkan tanah lokasi Lapas seluas lebih kurang 4,8 ha beberapa waktu lalu,” kata Meurah Budiman.

Dijelaskannya, relokasi ini penting dilakukan, karena pada saat banjir di depan dan dalam Lapas air setinggi 1,8 meter.Setelah lantai gedung Lapas sudah ditinggikan, banjir dalam Lapas mencapai 30 cm.

Kunjungan kerja ke Lapas Lhoksukon, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh Meurah Budiman ikut didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Heri Azhari dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Sasmita.
Kakanwil didampingi Kalapas Lhoksukon Yusnaidi meninjau langsung area kantor.

Selain melihat langsung kondisi dapur dan blok hunian Lapas pasca banjir, Meurah Budiman juga mewawancarai sejumlah narapidana dan tahanan. Dalam kesempatan itu dia menanyakan langsung, dampak yang dirasakan pasca banjir beberapa hari lalu.

Dalam kunjungannya Kakanwil juga menyerahkan sejumlah bantuan obat-obatan vitamin penambah daya tahan tubuh. Seperti, kacang hijau, gula, telor dan mie instan untuk extra voding warga binaan Lapas.Selain itu juga menyerahkan kain sarung untuk seluruh petugas Lapas yang mengalami musibah kediamannya terendam banjir.(jl)