Kisruh PDU Haurgeulis, Kadis Lingkungan Hidup Turun Tangan
Details
Metroonlinenews.com, Indramayu – Kisruh yang terjadi antara pihak pengelola Pusat Daur Ulang (PDU) dengan UPT Kebersihan Kecamatan Haurgeulis yang berujung pada penggembokan pintu pagar kantor PDU akhirnya diselesaikan dengan jalur musyawarah yang dihadiri oleh Kuwu Sumbermulya dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH), Aep Surahman, Kamis (11/3/2021) di kantor PDU Desa Sumbermulya.
Diberitakan sebelumnya, penggembokan pintu pagar kantor PDU tersebut mengakibatkan terhentinya operasional PDU dan menyebabkan pengangkutan sampah di lingkungan masyarakat terlambat.
Usai pertemuan, Aep mengatakan PDU yang didirikan di Desa Sumbermulya merupakan Bangunan Milik Negara (BMN) yang peruntukannya bukan hanya untuk menangani persoalan sampah di wilayah Desa Sumbermulya saja tapi mencakup wilayah di Kecamatan Haurgeulis.
“Kapasitas di PDU ini dapat menampung sampah untuk dikelola hingga 10 ton per harinya, jika dikelola dengan baik selain menghasilkan nilai ekonomi yang cukup tinggi juga bisa menekan penumpukan sampah di TPA. Sampah setelah dipilah di PDU akan menyisakan residu 30 persen dan residu itulah yang dibuang ke TPA sehinga mengurangi tumpukan sampah hingga 70 persen di TPA,” terang Aep.
Aep menambahkan, PDU dan BSI harus beroperasi kembali seperti sebelumnya, adapun permasalahan yang terjadi sudah dapat terselesaikan. Berkaitan dengan kebutuhan operasional, pihaknya akan mensuport dana stimulan untuk honorarium petugas PDU sebanyak 11 orang untuk tahun 2021 dan untuk Kepala UPT Kebersihan tetap diposisikan selaku petugas pendamping kegiatan PDU.
“11 orang yang mendapatkan honor dengan sumber anggaran dari pemerintah difungsikan untuk tenaga pemilah, bukan untuk pengangkut sampah dari masyarakat, dan kedepannya kami berharap pengelolah PDU dan BSI akan bergerak secara mandiri dengan biaya operasional bersumber dari hasil pengelolahan PDU dan swadaya masyarakat,” ujar Aep.
Saat ditanya mengenai kondis mesin- mesin pengelolaan sampah baik yang berada di gedung PDU maupun gedung BSI yang terlihat banyak diselimuti sarang laba- laba, Aep menjawab hal tersebut dikarenakan tidak beroperasinya PDU dan BSI. (Gunawan).
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.