Kehadiran Tugu Pancakarsa Jadi Solusi Atasi Kemacetan Di Kabupaten Bogor

Details

Metroonlinenews.com Cibinong – Kehadiran Tugu Pancakarsa dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bogor yang didukung dengan sistem flow searah jarum jam itu untuk mengurangi kemacetan yang selama ini belum terpecahkan.

Hal itu di ungkapkan Bupati Bogor, Ade Yasin dalam kegiatan peninjauan program pembangunan City Beautification Projects Kabupaten Bogor tahun 2021, Senin (27/12) sesuai Release Diskominfo Kabupaten Bogor

Menurutnya adanya tugu ini yang pertama adalah untuk mengurangi kemacetan yang selama ini belum terpecahkan dan pihaknya juga sudah membebaskan tanah di sekitarnya sehingga sistemnya itu satu arah, memutar arah jarum jam sehingga tidak ada lagi kemaceta-kemacetan yang cukup signifikan.

“Jadi nanti dari tol itu keluar, lewat kiri, terus langsung ke arah Cibinong atau ke arah Jakarta atau ke Bogor, tapi kalau dari Cibinong bisa juga ke kiri dulu jadi muter, jadi flownya seperti arah jarum jam,” jelasnya.

Ade Yasin menambahkan, filosofi Tugu Pancakarsa adalah tugu yang di buat dari lima lawang, yaitu Lawang Kori yang berada di depan Cibinong City Mall (CCM) yang sudah dibangun pada saat Pemerintah Daerah pertama di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Edi Yoso. Lawang Kori disatukan menjadi lima yang menggambarkan program Pemkab Bogor yaitu Pancakarsa. Pancakarsa terdiri dari Bogor Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Membangun, Bogor Maju dan Bogor Berkeadaban.

“Kita tetap memelihara peninggalan bersejarah dari pendahulu kita atau dari nenek moyang, tetapi kita terjemahkan kedalam lima program yang memang bermanfaat untuk masyarakat yaitu Pancakarsa,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Tugu Pancakarsa juga bisa jadi tempat swafoto bagi masyarakat. “tugu itu hanya sebagai ikon dan hanya untuk selfie, tidak ada orang makan di situ atau menyampah di situ,” kata Ade Yasin. (Ikbal)