Bupati Indramayu Panen Raya Galur Padi NA 178

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Bupati Indramayu, Nina Agustina melakukan Panen Perdana Galur NA 178 produksi Kelompok Tani Asri Wijaya Desa Karanglayung Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jum’at (14/10/2022).

Bupati Nina, mengatakan, Indramayu merupakan penghasil padi tertinggi sebesar 1,3 juta ton dan memperoleh penghargaan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dengan adanya varietas baru hasil budidaya petani Indramayu diharapkan bisa lebih meningkatkan lagi hasil produksi pertanian padi hingga mencapai 1,5 juta ton.

“Mensejahterakan petani merupakan cita – cita saya dan semua masyarakat, karena bagaimanapun, semua tidak bisa lepas dari usaha para petani dan padi sebagai bahan makanan pokok,” ucap Bupati Indramayu.

Mengenai aspek pemasaran, Bupati Indramayu menjelaskan, para petani pengembang galur NA 178 sudah bekerjasama dengani food station untuk pemasarannya dan akan dikembangkan lagi apabila produksi padi Galur NA 178 di Indramayu lebih melimpah.

” Insya Alloh Kalau hasil padi lebih melimpah lagi, akan diberikan lagi kepada food station atau daerah yang membutuhkan padi dari Indramayu,” jelas Bupati Indramayu

Abas Kartam, Ketua Kelompok Tani Asri Wijaya menuturkan, Galur NA 178 ditemukan pada tahun 2015 dan pada tahun 2017 dikembangkan lagi setelah uji rasa serta diminati oleh food station untuk pemasarannya.

“Kami terus melakukan penelitian selama 3 tahun, dan baru sekarang ini hasilnya merata, dari 1 hektar bisa mencapai 8,6 sampai 9 ton,” tutur Abas Kartam.

Menurut Abas, pihaknya dari bulan April 2021 sudah mengajukan untuk sertivikasi Galur NA 178, dan baru bisa direalisasikan tahun bulan Januari 2022 setelah disetuju dan memperoleh dukungan dari Bupati Indramayu.

Kasmana, Kuwu Desa Karanglayung merasa optimis dengan pengembangan Galur Padi NA 178, menurutnya, peluang pengembangan dan pemasarannya sangat bagus karena dibantu oleh Food Statios, baik untuk biaya produksi maupun pemasarannya.

“Dari pihak Food Station membantu untuk pengembangan Galur Padi NA 178, baik biaya penanamannya maupun pemasarannya, setelah panen, padi dibeli dan langsung dibayar secara kontan,” ucap Kuwu Karanglayung.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para Petani seperti pompa air 3 inch ,bibit Padi dan ternak.

(Gunawan)