- 0
- 3,890 Views
Aparat Sumedang Jaga Ketat Perbatasan Indramayu – Sumedang Akibat Corona
Details
Metroonlinenews.com, Indramayu – Pemandangan yang tak seperti biasa terjadi di wilayah perbatasan antara Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang, tepatnya di perbatasan antara Desa Sanca Kecamatan Gantar dan Desa Ciawitali Kecamatan Buahdua, Sumedang.
Sejumlah petugas dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Petugas Kesehatan dan Aparat Desa yang berasal dari Kabupaten Sumedang nampak berjaga di pintu masuk perbatasan dengan Kabupaten Indramayu, Sabtu (4/4/2020).

Mereka memberhentikan setiap pengguna kendaraan yang masuk ke arah Sumedang dan meminta semua penumpangnya turun untuk diperiksa suhu tubuhnya serta identitasnya.

Momo (47) warga Desa Sanca Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu yang rumahnya tidak terlalu jauh dari perbatasan mengatakan, kalau penjagaan ini sudah dimulai semenjak tanggal 1 bulan April ini.
“Dari tanggal 1 kemarin para petugas dari Kabupaten Sumedang sudah berjaga di sini sampai sekarang, siang dan malam,” tuturnya.
Awalnya, kata Momo, ia kaget ketika akan melintasi perbatasan karena semua yang lewat diberhentikan petugas. Tapi setelah mendengar penjelasan dari mereka akhirnya kami pun terbiasa sampai hari ini,” jelas Momo.
Sementara itu Tono Suhartono, Camat Buahdua Sumedang saat ditemui di lokasi mengatakan, kegiatan yang sekarang dilakukan ini untuk melaksanakan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang yang menetapkan status karantina wilayah parsial untuk seluruh wilayah Kabupaten Sumedang.

Terlebih, kata dia, pasca adanya warga Kecamatan Buahdua yang positif dari hasil Rapid test, maka Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Buahdua semakin meningkatkan penjagaan di pintu masuk Kabupaten Sumedang terutama dari arah Indramayu.
“Ada 2 orang yang positif hasil Rapid test dan sekarang sudah diisolasi di RSUD Sumedang, tinggal menunggu hasil Swab. Hingga sekarang belum keluar hasil labnya,” kata Camat.
Tono megaskan, posko pemeriksaan kesehatan ini masih akan tetap diadakan hingga tanggal 14 bulan April.

“Untuk kelanjutannya setelah 14 Aparil, kita menunggu intruksi dari Bupati Sumedang, apakah akan dilanjutkan atau dihentikan,” pungkasnya.
(Gunawan).
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.
