Anggota MPR RI Himmatul Aliyah Ajak FKDM Pejaten Timur Jaga Persatuan Jakarta

Details

Anggota MPR Himmatul Aliyah ajak FKDM Pejaten Timur jaga persatuan (Toha)

Jakarta, metrroonlinenews.com – Anggota MPR RI Hj. Himmatul Aliyah S.Sos., M.Si. menyampaikan pentingnya menjaga persatuan di Jakarta. Hal ini karena Jakarta menjadi barometer bagi kota dan kabupaten lain di Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Himmatul Aliyah dalam Sosialisasi 4 Pilar (Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia {NKRI}) yang dihadiri oleh anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin (6/12/2021).

FKDM merupakan wadah yang dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah. FKDM dibentuk mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan sampai tingkat desa.

Pembentukan FKDM dilakukan oleh masyarakat dan ditetapkan oleh Pemerintah Daerah dengan tugas utama FKDM adalah menjaring, menampung, mengoordinasikan, dan mengomunikasikan data serta informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan di daerah yang dapat mengancam stabilitas nasional.

Himma selaku anggota Komisi X DPR RI, juga menyampaikan pentingnya pendidikan karakter berbasis agama dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. “Saya sudah memberi masukan kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi agar diadakan lagi pelajaran Pendidikan Moral Pancasila. Pendidikan karakter juga harus berbasis agama,” demikian disampaikan Himma.

Terkait ancaman adanya penyalahgunaan narkoba oleh generasi muda, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri) ini menyampaikan bahwa pada era globalisasi seperti saat ini, penduduk Indonesia telah menjadi pasar bagi banyak produk dari seluruh dunia. “Tidak hanya narkoba, bahkan Youtuber dari luar negeri mau belajar Bahasa Indonesa agar mendapat like dari Indonesia. Untuk itu, pada era global saat ini kita perlu literasi digital agar generasi muda kita menjadi generasi terdidik,” ujar Himma. (Toha)

Editor: Zulfikri