Anak Muda Apresiasi MIR Sukses Gelar Perdana Shalat Ied di Jalanan Rawamangun

Details

Jakarta, Metroonlinenews.com – Seorang anak muda bernama M. Alvin Ramadhan mengapresiasi kerja bareng Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Mizan Rawamangun dengan Majelis Ilmu Rawamangun (MIR) dalam kegiatan perdana Shalat Iedul Adha 1445 H di Jalan Gurame, Rawamangun, Senin (17/6/2023).

Pelaksanaan Shalat Iedul Adha yang menghadirkan Ustadz Yovin Abu Hammam ini di sepanjang jalan Gurame, Rawamangun, Jakarta Timur merupakan pertama kalinya diadakan dan dihadiri lebih dari 1.000 warga yang tinggal di sekitar jalan Rawamangun dan jamaah MIR.

“Saya apresiasi kerja panitia yang meski baru pertama melakukan Shalat Iedul Adha di jalan Gurame namun terlihat sudah profesional dan berpengalaman,” ujar Alvin di Rawamangun.

Menurutnya, shalat di jalanan ini terasa lain karena terlihat bersih lantaran panitia menyediakan alas sajadah dan kantong kresek untuk sandal. Plus adanya snack dari panitia sangat disukai jamaah karena banyak yang belum sarapan ketika pergi shalat Ied.

Selain Alvin Ramadhan, M. Ghanny Albar juga memberi kesan positif terhadap pelaksanaan shalat Iedul Adha.

Bagi Ghanny, ceramah Ustadz Yovin sangat bagus isinya. Ustadz Yovin memberi ceramah dengan menggugah jamaah yang hadir dan isinya singkat, padat dan jelas.

Ditemui Selasa malam, Ketua Harian DKM Masjid Al Mizan, Suprapto mengatakan kerjasama dengan MIR ini telah berhasil melaksanakan shalat Iedul Adha 1445 dan mendapat sambutan yang positif dari warga yang hadir.

Bahkan ada yang berkesan dengan hamparan plastik untuk sejadah agar tidak kotor dan kantong kresek untuk pembungkus sandal dan sepatu. Umumnya warga memuji keberhasilan panitia menyelenggarakan shalai Ied ini termasuk adanya snack berupa kue dan air mineral.

Pihak Suprapto juga akan menghidupkan sunnah shalat Iedul Adha yaitu usai shalat ada makan-makan. Di Saudi sudah biasa ada makan-makan dan dilokasi ini dicoba untuk memulai sunnah makan-makan pada lebaran Iedul Kurban dan ternyata warga menyukainya.

Mengutip khutbah dari Ustadz Yovin, Suprapto mengatakan bahwa dakwah sunnah ini memang mengajarkan kepada kita agar selalu siap berkurban baik tenaga dan harta untuk membantu sesama. Keberhasilan dakwah sunnah itu salah satunya ditentukan oleh keikhlasan kita dalam berkurban waktu, tenaga dan harta.

Suprapto berterimakasih atas kerjasama dengan panitia MIR termasuk sumbangan 500 kotak snack dan roti. kedepannya akan lebih ditingkatkan lagi kuantitas dan kualitas pelaksanaan shalat Iedul Adha dan juga shalat Iedul Fitri.

Menurutnya, dari sisi jumlah, warga yang hadir shalat Iedul Adha melebihi target panitia yang sebelumnya memperkirakan sekitar 800 orang. Terbukti, lebih dari 1.000 warga menghadiri shalat Ied.

Ditemui usai rapat panitia di Masjid Al Mizan, Ketua Panitia dari MIR Dani Ali Basyar menambahkan pihaknya berterimakasih atas dedikasi MIR dalam mempersiapkan pelaksanaan shalat Ied sejak 2 minggu termasuk digelar pertemuan secara intensif.

Dani mengapresiasi kerja ekstra keras panitia bahkan pada malam terakhir sejumlah panitia ada yang menginap di masjid untuk mempersiapkan segala hal agar pelaksanaan shalat Ied bisa berjalan dengan baik, tertib dan aman.

Dani berjanji Kedepannya akan mengadakan shalat Iedul Fitri jika DKM Masjid Al Mizan kembali memberi kepercayaan kepada pihaknya. (Zul)