Yayasan Selendang Puan Dharma Ayu Untuk Korban Kekerasan Gender

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu -Memperingati Hari Ulang Tahun yang pertama, Yayasan Selendang Puan Dharma Ayu menyelenggarakan acara Talk Show yang mengangkat tema Kekerasan Berbasis Gender Dalam Perspektif Agama. Acara berlangsung di Hotel Grand Trisula Indramayu, Jawa Barat, Selasa (20/12/2022) yang dihadiri Ketua DPRD Indramayu, praktisi hukum, penggiat anti kekerasan terhadap perempuan dan anak juga perwakilan dari tokoh lintas agama.

Yuyun Khoerunisa, Ketua Yayasan Selendang Puan Dharma Ayu ketika jumpa pers menjelaskan, tujuan didirikannya yayasan untuk mewujudkan perlindungan yang setara, berkeadilan dan ramah bagi perempuan dan anak.

“Yayasan juga memberikan layanan konseling dan pendampingan hukum secara gratis, termasuk menyediakan kebutuhan perlengkapan pendidikan dan persalinan bagi korban kekerasan seksual,” ujarnya.

Dalam kurun waktu 1 tahun, yayasan sudah menangani 25 kasus, yang terdiri dari 1 kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang, 19 kasus kekerasan seksual, 3 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan 2 kasus Kekerasan Berbasis Gender Online.

Menurutnya, masih banyak kasus kekerasan berbasis gender di Indramayu yang belum terdata, atau tidak terungkap seakan ada upaya untuk menyembunyikan dan menutup – nutupi dengan alasan menjaga nama baik keluarga, lembaga, pemerintah maupun takut dengan stigma negatif dari masyarakat.

Yuyun berharap, pihaknya bisa aktif dilibatkan secara penuh oleh keluarga maupun aparat penegak hukum dalam pendampingan psikologis maupun pendampingan hukum apabila ada kasus yang belum didampingi Advokat baik dalam proses non litigasi maupu ligitasi hingga putusan hakim.

“Tujuannya tidak lain agar menciptakan rasa aman, nyaman dan berkeadilan bagi keluarga serta korban kekerasan terhadap perempuan dan anak,” pungkasnya.
(Gunawan)