Mayat Ditemukan Membusuk Dalam Rumah, Kapolsek Haurgeulis : Korban Meninggal 4-5 Hari

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu –   Isak tangis tak henti terjadi ketika seorang anak mengetahui ibunya sudah meninggal dunia dalam keadaan mengenaskan. Diketahui korban bernama Hj. NS (80) warga Blok pasar RT 007 RW 002 Desa Haurgeulis Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu. 

Tetangga dan kerabatnya pun spontan berusaha menenangkan dan meminta keikhlasan menerima kenyataan bahwa ibunya sudah tiada.

Peristiwa bermula ketika warga kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jum’at (10/12/2021) digemparkan dengan penemuan mayat seorang wanita yang kondisinya mulai membusuk di rumahnya.

Penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh Agus Nasrudin (53 Tahun) yang merupakan tetangga korban. Agus menceritakan, berawal dari kecurigaannya karena beberapa hari kondisi rumah selalu dalam keadaan gelap dan tidak ada aktifitas.

Pada pukul 05.00 WIB pagi hari ini, Agus berinisiatif untuk memberitahukan kepada salah seorang anak korban yang berada di kota Bandung mengenai situasi rumah orang tuanya dan meminta pula agar salah seorang anaknya yang berada di Kecamatan Anjatan untuk datang.

Setelah ditunggu sampai pukul 9.00 WIB  pagi anak korban yang di Bandung tidak datang, akhirnya Agus kembali menghubungi anak korban dan meminta ijin agar membuka paksa pintu rumahnya. Setelah mendapatkan ijin, Agus bersama tiga orang tetangga membuka paksa pintu rumah yang terkunci dan kemudian menemukan korban sudah meninggal dunia dalam keadaan yang membusuk.

Setelah diketahui korban dalam keadaan meninggal, Agus kembali menghubungi anak korban dan melaporkan kejadian tersebut ke kecamatan Haurgeulis serta melapor ke Polsek setempat.

“Saya curiga melihat kondisi rumah tidak ada aktifitas dan gelap, saya pun menelepon salah seorang anaknya yang ada di Kota Bandung untuk memberitahukan keadaan rumah orang tuanya. Setelah mendapatkan ijin dari anaknya tersebut, saya ditemani tiga orang tetangga membongkar pintu rumah dan diketahui korban sudah meninggal dunia,” papar Agus.

Masih menurut Agus, korban selama ini tinggal bersama salah seorang anaknya yang mengalami gangguan mental, sedangkan anak-anak yang lainnya jauh di luar kota dan hanya satu orang yang berada di wilayah tetangga Kecamatan Haurgeulis yang sewaktu- waktu datang menengok ibunya.

Sementara itu, pihak Kepolisian dan tenaga medis yang datang ke lokasi langsung memeriksa kondisi korban. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda- tanda bekas tindakan kekerasan. Atas permintaan keluarga korban, akhirnya jenazah tidak dilakukan autopsi dan rencananya korban akan langsung dikebumikan di tempat pemakaman umum desa.

Kapolsek Haurgeulis, AKP Achmad B Nurhamad saat ditemui di Kantornya membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya penemuan mayat di dalam rumah, dirinya langsung memerintahkan anggotanya untuk datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Korban diperkirakan sudah meninggal sekira 4-5 hari. Karena pihak keluarga menolak untuk diautopsi, maka jenazah diurus oleh pihak keluarga untuk segera dikebumikan,” pungkas Kapolsek Haurgeulis. (Gunawan)

Editor: Zulfikri