Ditawari Pegawai Kantor Pos Diantar Atau Ambil Sendiri, Nenek 70 Tahun Ini Ambil Sendiri Bansos di Kantor Pos Haurgeulis
Details
Metroonlinenews.com, Indramayu – Bantuan Sosial (Bansos) senilai Rp 500 ribu dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat merupakan salah satu pintu bantuan bagi masyarakat terdampak pandemi covid-19 yang penyalurannya melalui Kantor Pos dan Giro di seluruh wilayah Jawa Barat.
Temi (70), warga Desa Karangtumaritis Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu justru mengambil sendiri Bansos tersebut diantar anaknya mengendarai sepeda motor di Kantor Pos dan Giro Haurgeulis, Jum’at (1/5/2020).
Padahal, dikutip dari Kompas.com pada Rabu, 15/4/2020, Pemprov Jabar melalui Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Daud Achmad mengatakan, biaya pengiriman lewat Ojek Pemprov Jabar mengucurkan anggaran Rp 281,795 miliar, sehingga total anggaran Bansos Provinsi adalah Rp 4,978 triliun.
Menurut Temi, dirinya mengambil sendiri bantuan tersebut setelah ada pegawai Kantor Pos mendatangi rumahnya memberitahukan bahwa dirinya terdaftar dalam penerima Bansos dari Provinsi.
“Saya didatangi pegawai Kantor Pos, bantuannya mau diantar atau diambil sendiri, kalau diantar agak lama,” tutur Temi menirukan Pegawai Kantor Pos.
Temi pun berinisiatif untuk mengambil sendiri bantuan tersebut agar bisa segera dimanfaatkan dengan diantar anaknya ke Kantor Pos Haurgeulis.
Dari pantauan Metroonlinenews.com, sembako yang diterima Temi berupa Beras 10 kg, minyak sayur 2 liter, tepung terigu 1 kg, sarden kecil 4 kaleng, sarden besar 1 kaleng, telur ayam 30 butir, mie instan 16 bungkus dan vitamin C 1 botol kecil, serta uang tunai 150 ribu.
Sementara itu salah seorang pegawai Kantor Pos saat ditemui di kantornya menolak untuk diwawancarai dengan alasan bukan kewenangannya untuk memberikan keterangan.
“Langsung saja ke pimpinan, saya tidak punya hak untuk menjawab pertanyaan,” kata pegawai Kantor Pos.
(Gunawan).
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.