Tak Ada Aksi Mogok, Awak Mobil Tangki BBM Tetap Beroperasi Seperti Biasa
Details
Metroonlinenews.com, Indramayu – Isu mengenai adanya aksi mogok kerja yang dilakukan Awak Mobil Tangki (AMT) yang biasa mengangkut BBM dibantah oleh Dede Kuswanto yang merupakan salah seorang Awak Mobil Tangki.
Dede menjelaskan, hingga saat ini para AMT tetap menjalankan tugas pendistribusian bahan bakar minyak sebagaimana mestinya. Para AMT tetap bekerja. Tidak ada aksi mogok maupun aksi demonstrasi bahkan Operasional tetap berjalan seperti biasa.
Dijelaskan pula saat ini para AMT menjalankan pekerjaan dengan mengacu secara ketat pada Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan. Jika sebelumnya mereka bekerja di luar jam operasional dengan memulai aktivitas sejak pukul 02.00 WIB, kini mereka hanya bekerja sesuai jam operasional yang berlaku, yakni mulai pukul 07.00 WIB. Disamping itu karena manajemen menyampaikan soal loyalitas, maka AMT pun mengembalikan seluruh pekerjaan sesuai aturan dan SOP yang berlaku.
“Selama ini kami bekerja di atas jam operasional. Sekarang kami bekerja mulai pukul 07.00 WIB sesuai SOP perusahaan. Karena manajemen juga menyampaikan soal loyalitas, maka kami mengembalikan seluruh pekerjaan sesuai aturan dan SOP yang berlaku,” katanya.
Menurut Dede, perubahan pola kerja tersebut bukan merupakan bentuk aksi mogok, melainkan penyesuaian terhadap ketentuan perusahaan dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Dede juga mengungkapkan, sebelumnya para AMT telah menyampaikan surat kepada pihak manajemen. Namun, hingga lima hari setelah surat tersebut dikirim, menurutnya belum ada tanggapan resmi dari perusahaan. Sedangkan isi surat diantaranya tidak ada pemberitahuan mengenai aksi mogok ataupun demonstrasi.
“Kami sudah menyampaikan surat, tetapi selama lima hari belum ada jawaban. Di dalam surat itu juga tidak ada pemberitahuan mengenai aksi mogok ataupun demonstrasi,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan yang disampaikan para AMT. Meski demikian pihak Redaksi Media pun membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak manajemen guna menjaga keberimbangan informasi.
(Guntur)