Metode CAT, Ratusan Pejabat Indramayu Ikuti Profiling ASN 2025

Details

Metroonlinenews.com,Bandung- Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui BKPSDM mengadakan kegiatan profiling ASN 2025 gelombang kedua yang dilaksanakan di gedung Badan Kepegawaian Nasional Kantor Regional III Jawa Barat di Bandung, Rabu (3/12/2025). Sebanyak 200 pejabat setingkat Kepala Seksi dan Kepala Sub Bagian mengikuti pemetaan kompetensi dan profesi melalui metode Computer Assisted Test (CAT).

Menurut Kepala bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur, Nurde Christien Juniarsy, SH, MM, kegiatan profiling ASN atau penilaian kompetensi untuk pemetaan aparatur ini merupakan agenda Badan Kepegawaian Nasional dan sesuai dengan amanat Undang-undang ASN. Kegiatan inipun berkaitan pula dengan pelaksanaan manajemen talenta dan sebagai langkah awal penyusunan manajemen talenta daerah.

“Kegiatan profiling ASN ini program Badan Kepegawaian Nasional yang berkaitan dengan pemetaan kompetensi ASN sekaligus sebagai bentuk pelaksanaan manajemen talenta. Sedangkan Kegiatan berlangsung selama satu hari,” ujar Nurde.

Halim Fajar dan Liska, dua orang pejabat yang mengikuti kegiatan profiling ASN secara bergantian, mengatakan, keterlibatannya mengikuti kegiatan tersebut selain untuk pengembangan diri juga sebagai persiapan berkompetisi memperoleh jabatan sesuai kompetensinya selaku ASN.

“Keikutsertaan kami pada profiling ini semata-mata untuk pengembangan dan kemampuan diri dalam menduduki suatu jabatan, sehingga ketika diberi amanah sebagai seorang pejabat dengan sendirinya akan mampu mengemban amanah tersebut,” ujar Halim dan Liska nyaris bersamaan.

Sementara itu Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu, Muhammad Zaenal Mutaqqien, menjelaskan kegiatan profiling dilaksanakan dua gelombang dengan jumlah peserta yang berbeda pada setiap gelombangnya. Kegiatan profiling inipun, lanjut Zaenal, semata-mata untuk pendataan, pengembangan dan nantinya dimanfaatkan untuk menempatkan pejabat pada jabatan tertentu.

“Profiling ini dilakukan untuk pemetaan potensi ASN. Hasil pemetaan atau identifikasi tersebut nantinya akan menjadi dasar pengembangan dan penempatan pejabat pada jabatan tertentu,” ujarnya.

Zaenal juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang bisa di bilang penting, karena hasil dari kegiatan akan menjadi dasar dalam pembentukan manajemen talenta ASN di Kabupaten Indramayu. (Tim)