Hajjah Tumi’ah : Korban Terbakar di Kostan, Anaknya Baik dan Pendiam

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Hj.Tumi’ah akrab dipanggil Mimi Tum, Kuwu Desa Rambatan Wetan Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu mengungkapkan pada awak media bahwa Putri Apriyani korban yang tewas terbakar di kostan adalah sosok gadis yang baik dan pendiam, hal ini diungkapkan Mimi Tum saat berkunjung kerumah duka, Rabu (13/8/2025).

Kuwu Mimi Tum secara pribadi sekaligus atas nama pemerintahan desa Rambatan Wetan juga menyampaikan duka cita mendalam dan turut mendo’akan almarhumah Putri Apriyani amal ibadahnya diterima Allah SWT. Selain itu disampaikan belasungkawa pada orang tua korban yakni Karja dan Suryati agar diberikan ketabahan atas meninggalnya Putri Apriyani.

“Sangat sedih sekali ya, dan kebetulan beliau almarhumah Putri Apriyani ini memang anak baik, pendiam, dan penurut. Saya atas nama pemerintah Desa Rambatan Wetan dan secara pribadi mengucapkan belasungkawa kepada keluarga Karja dan Ibu Suryati semoga diberikan ketabahan, dan almarhumah Putri Apriyani diterima amal ibadahnya disisi Allah,” tutur Hj. Tumi’ah di rumah duka.

Mimi Tum pun pada peristiwa mengenaskan yang merenggut nyawa korban Putri Apriyani memberikan dukungan penuh pada pihak kepolisian yang telah bekerja keras untuk mengungkap kebenaran dan segera menemukan siapa dalang dibalik terbakarnya jasad almarhumah Putri Apriyani. Dukungan diberikan semata-mata agar keluarga korban mendapatkan keadilan karena anak tercintanya tewas terbakar di kamar kosan.

(Guntur)