Peduli Korban PIK 2, GREAT Institute Kurban Sapi

Details

 

Metroonlinenews.com, Jakarta  – Lembaga Kajian GREAT Institute pimpinan Dr Syahganda Nainggolan memberikan hewan kurban sapi kepada warga desa Muncung, Kecamatan Pronjo, Pantai Utara Banten.

Pemberian hewan kurban ini menunjukkan kepedulian Great Institute kepada warga yang terkena dampak kerugian Pembangunan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di wilayah Banten.

Dalam sambutan mewakili Syahganda, Hendri Harmen mengatakan bahwa pelaksanaan pemotongan sapi kurban dilakukan pada Sabtu atau 1 hari setelah Shalat Idul Adha 1446 H.

Hendri menuturkan, warga butuh rasa keadilan karena banyak lahannya yang kini berada di bawah pengelolaan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Padahal warga tidak menolak Pembangunan, hanya saja menginginkan pembangunan yang berkeadilan.

Di tempat yang sama, Khalid, tokoh perlawanan PIK 2, mengucapkan terimakasih kepada GREAT Institute yang telah memberikan kurban sapi kepada warga Desa Muncung.

Khalid menuturkan bahwa akibat pembangun PIK 2 maka warga yang berprofesi sebagai petani dan nelayan di Banten Utara ruang hidupnya terganggu. Termasuk adanya teror yang dialami warga oleh para preman.

Disamping itu menurut Khalid, pemberian hewan kurban merupakan simbol perlawanan Nabi Ibrahim kepada penguasa zalim Raja Namrud

Selain itu dari tangisan warga Banten akan menjadi terang benderang ketika GREAT Institute membersamai perjuangan warga.

Khalid mengundang GREAT Institute agar melakukan kajian tentang dampak negative PIK 2 bagi warga Banten yang hidup dari lumbung pangan berupa hasil laut dan hasil pertanian.

Khalid juga merasa yakin bahwa rencana pemerintah tentang Ketahanan Pangan akan terganggu jika Lumbung Pangan di Banten tidak dikelola oleh rakyat. Untuk itu Khalid pun akan terus melawan hingga warga memperoleh keadilan hukum.