Gempar, Penemuan Bayi Perempuan Di Desa Baleraja

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Warga Desa Baleraja Blok Naringgul Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu Jawa Barat, digemparkan dengan penemuan sesosok bayi berjenis kelamin perempuan di depan rumah salah seorang warga pada Minggu dinihari (27/10/2024) sekira pukul 03.00 WIB.

Bayi yang diperkiraan berusia sekitar 4 bulan tersebut ditemukan oleh  anak dari pemilik rumah tergeletak tidak jauh dari pintu depan rumah dalam keadaan terbungkus selimut dan diletakan diatas tikar lipat milik pemilik rumah yang biasa disimpan di teras. Sedangkan disamping Bayi didapati pakaian dan perlengkapan bayi, susu formula serta buku KIA dan selembar surat yang ditulis tangan yang menerangkan identitas bayi, baik nama, usia hingga jadwal dan aturan untuk minum susu.

Dikatakan Suhaemi Johan Efendi, Senin (28/10/2024), saat penemuan bayi, keberadaannya bersama isteri sedang menginap di warung yang berjarak sekitar 400 meter dari tempat tinggalnya. Sekira jam 3 dini hari, anak lelakinya mendatangi warung dan membangunkannya dengan menggendong seorang bayi. Setelah mendapat penjelasan dari anaknya, kemudian Suhaemi Johan Efendi bersama isterinya dan juga anaknya membawa bayi tersebut kembali ke rumah.

“Anak saya menemukan bayi perempuan ketika pulang kerumah seusai main dari temennya sekira jam 3 pagi, kemudian membawanya kewarung untuk memberitahukan saya dan ibunya, setelah bayi tersebut dibawa kerumah, kemudian saat itu juga saya mendatangi rumah Ketua RW untuk melaporkan penemuan bayi tersebut,” tutur Suhaemi

Sementara itu, Ahmad Salim, Ketua RW setempat membenarkan adamya penemuan bayi perempuan. Dijelaskannya, setelah mendapatkan laporan dari warga, langsung bergegas mendatangi rumah Suhaemi Johan Efendi atau untuk mengecek dan memastikan kebenaran penemuan bayi tersebut.

“Saya kemudian melaporkan kepada pihak Pemerintahan Desa Baleraja, dan saat ini  semua pihak terkait sudah mendatangi keluarga yang menemukan bayi perempuan tersebut. Dari pihak Pemdes Baedaja, pemcam dan Polsek Gantar, Dinas Perlindungan Perempuan dan anak termasuk pihak medis dari Puskesmas Gantar sudah mendatangi keluarga Suhaemi Johan Efendi untuk memastikan kesehatan bayi yang ditemukan di depan rumahnya itu,” jelas Ahmad Salim.

Saat ini keberadaan bayi tersebut dalam perawatan keluarga Suhaemi Johan Efendi pemilik rumah dimana bayi tersebut ditemukan. Adapun isi surat yang ditemukan disamping bayi salah satunya menyebutkan nama bayi tersebut Shyaqilla Putri Namima lahir prematur tanggal 8 Juni 2024 lengkap dengan penjelasan saat bayi itu lahir serta menjelaskan alasannya menyimpan bayi di depan rumah warga karena faktor ekonomi sekaligus berharap agar bayi itu dirawat dan tidak diberikannya lagi kepada pihak lain.

(Gunawan)