Bupati Indramayu Nina Agustina Bekali Puluhan Security Sertifikasi Gada Pratama

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu- Bupati Nina Agustina melalui Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengirimkan sebanyak 27 orang yang berprofesi sebagai Satuan Pengamanan atau Security untuk mengikuti Pelatihan Dasar Gada Pratama Tahun 2024 di Yayasan Da’i An-Nur Desa Krimun, Kecamatan Losarang.

Kegiatan Pelatihan Dasar Satpam Gada Pratama diadakan oleh PT. Mega Alya Pratama yang dipimpin Kepala Pusdiklat Erwin Purnama, selama 6 hari, mulai tanggal 28 Juli sampai dengan 2 Agustus 2024 dengan ketentuan diantaranya wajib berambut cepak atau kepala dalam keadaan gundul, dalam kondisi tubuh yang sehat dan membawa perlengkapan pakaian olahraga minimal tiga stel.

Menurut Kasubag Tata Usaha UPTD Balai Latihan Kerja Disnaker Kabupaten Indramayu, Ahmad Dudih, Jumat (26/7/2024), Program Pelatihan Dasar Satpam Gada Pratama ini merupakan salah satu upaya Kerjasama antara UPTD Balai Latihan Kerja Disnaker Kabupaten Indramayu dengan PT. Mega Alya Pratama dalam peningkatan kapasitas tenaga Satpam, sekaligus sebagai bentuk perhatian serius Bupati Indramayu, Nina Agustina, terhadap pengembangan sumber daya manusia yang berkwalitas.

“Kegiatan Pelatihan Dasar Satpam Gada Pratama ini merupakan perhatian serius Bupati Nina Agustina terhadap pengembangan keahlian Satpam yang dalam tugasnya mengemban tanggung jawab besar pada keamanan dan kenyamanan personil di-institusinya, demi sebuah keahlian ibu Bupati berharap kedepannya seluruh Satpam di Kabupaten Indramayu sudah bersertifikat Gada Pratama”, ujarnya.

Selain itu Kasubag Tata Usaha Balai Latihan Kerja Disnaker Kabupaten Indramayu juga berharap agar selama waktu 7 hari mengikuti Diklat Satpam, para peserta memperhatikan dan menguasai materi yang diajarkan oleh instruktur, baik teori maupun praktek bahkan kelak para Satpam inipun bisa saling Asah, Asih dan Asuh.
Satpam juga merupakan perpanjangan tangan pihak Kepolisian sehingga nanti para Satpam yang sudah mengikuti pelatihan bisa saling bekerja sama dalam hal membantu tugas Kepolisian.
Sedangkan usai mengikuti pelatihan para Satpam akan mendapatkan legalitas berupa sertifikat dari kepolisian hal ini di maksudkan untuk menghindari adanya Satpam yang belum mengikuti pelatihan tetapi sudah menggunakan atribut keanggotaan Satpam.

“Ilmu dari pelatihan Gada Pratama bisa digunakan sebagai bekal pelaksanaan tugas pengamanan, memiliki kemampuan dasar, sikap disiplin, serta penampilan berbeda dari penampilannya yang sebelum mengikuti pelatihan”, Ujar Ahmad Dudih.

(Tim)