KA Barang Tabrak Mobil Damkar Indramayu
Details
Metroonlinenews.com, Indramayu – Satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemda Indramayu rusak berat akibat tertabrak kereta barang dari arah Jakarta menuju Surabaya di pintu perlintasan kereta api statsiun Haurgeulis sekira pukul 01.55 wib, Selasa (2/7/2024). Beruntung pada kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
Dikatakan Rianda Putra, petugas palang pintu, saat itu ada 2 kereta api melintas, yang pertama dari arah Cirebon menuju Jakarta, usai kereta pertama lewat, sesaat kemudian mobil Damkar dari arah Utara melintas menerobos palang pintu di sebelah barat dan ketika melintasi rel kereta, tiba-tiba mesin mobil tersebut berhenti dan akhirnya ditabrak oleh kereta ke 2 yang datang dari arah Jakarta menuju Surabaya.
“Beberapa orang dari petugas Damkar juga langsung turun berusaha mendorong mobil yang mesinnya mendadak berhenti, hanya saja tidak berhasil menggeser mobil Damkar keluar perlintasan, sehingga begitu datang kereta api barang dari arah Jakarta menuju Surabaya Kereta Api Barang itupun seketika menabrak mobil Damkar hingga kondisinya rusak berat,” jelas Rianda Putra.
KasatpolPP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso yang datang kelokasi kejadian menerangkan, sebelumnya anggotanya menerima laporan kebakaran sebuah pabrik triplek di Desa Mekarwaru Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu dan anggota langsung meluncur menuju lokasi.
“Pada saat di perlintasan Kereta Api Haurgeulis, ada becak motor (bentor) yang mogok dekat perlintasan tersebut, sehingga menghalangi Damkar yang hendak lewat sedangkan Kereta Api barang yang datang dari arah Jakarta sudah mendekat, kemungkinan akibat Medan magnet mesin mobil mati dan akhirnya tertabrak oleh kereta api barang tersebut, beruntung tidak ada korban jiwa karena 5 orang petugas Damkar yang berada di mobil sempat keluar dan menyelamatkan diri,” ujarnya.
Sampai berita ini diturunkan, bangkai mobil Damkar masih berada di samping rel kereta api setelah sebelumnya sempat dievakuasi sementara agar berada diposisi aman disampingi rel kereta api.
(Gunawan)