Polres Indramayu Tangani Lakalantas Berujung Penganiyaan Hingga Tewas Di Desa Mekarjaya

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Peristiwa kecelakaan lalulintas yang berujung pada dugaan tindak penganiyaan dan menyebabkan satu orang meninggal dunia yang terjadi di Desa Mekarjaya Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Minggu (16/6/2024), sekira pukul 01.30 WIB dan sempat menghebohkan dunia Maya dengan beredarnya video rekaman yang diduga peristiwa tersebut, kini peristiwa itu ditangani petugas Polres Indramayu.

Dikatakan Kapolsek Gantar, Iptu Karnala melalui sambungan telepon, Selasa (18/6/2024), peristiwa tersebut berawal ketika motor korban yang berboncengan dengan temannya bersinggungan dengan motor salah seorang pelaku penganiyaan yang hendak berbelok kearah gang di Blok BBT II Desa Mekarjaya dan mengakibatkan kedua motor tersebut jatuh. Kemudian oleh pelaku yang diduga pengendara sepeda motor bersama seorang temannya melakukan pemukulan dan penganiyaan. Dua orang korban dan pelaku itu pun kemudian dibawa ke Puskesmas Gantar untuk mendapatkan penanganan medis, namun salah seorang korban, Samsul Taupiq Ilham dirujuk ke RSUD Indramayu hanya saja nyawanya tidak tertolong dan akhirnya meningga dunia.

“Kasus ini sedang ditangani Polres Indramayu, tim Inavis juga sudah ke TKP dan kedua orang terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres,” ungkap Kapolsek Gantar.

sementara itu, Rudiyanto, Kasie Pelayanan (Lurah) Desa Mekarjaya menjelaskan, korban dan pelaku semuanya warga Desa Mekarjaya dan pada saat peristiwa tersebut dirinya ikut mendatangi TKP bersama anggota Polsek Gantar usai menerima laporan dari warga.

“Terkait adanya peristiwa itu, pihak Pemdes Mekarjaya meminta agar masyarakat bisa tenang jangan terpancing isu – isu hoax yang beredar di medsos, kami juga mengajak warga agar percayakan penangannya kepada aparat yang berwenang, adapun kasus ini sekarang dalam penanganan Polres Indramayu serta 2 orang terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres,” ucapnya.

kakak kandung korban yang meninggal dunia, Samsudin, berharap kasus penganiayaan yang berujung kematian ini agar diusut tuntas oleh pihak Polres Indramayu.

“Saya meminta keadilan untuk almarhum adik saya dan berharap kasus ini ditangani hingga tuntas sekaligus pelaku yang menyebabkan adik saya meninggal dunia ini dihukum sesuai undang – undang yang berlaku di negara Indonesia,” harap Samsudin.

(Gunawan)