Pemkab Indramayu Anggarkan 10 Milyar Untuk Penanganan Bencana

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali melakukan kunjungan ke Desa Bugis Kecamatan Anjatan, guna memantau perkembangan pemulihan pasca bencana alam angin puting beliung beberapa waktu lalu, kunjungan ini merupakan yang kedua kali, sekaligus memastikan bantuan dan proses rehabilitasi berjalan sesuai target Pemerintah Daerah, Rabu (9/4/2025).

Pada kunjungan itu, Lucky Hakim menyerahkan bantuan bukan uang tunai pada warga terdampak melainkan berupa bahan material bangunan yang disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah Korban. Meski demikian diakuinya, bantuan yang diberikan tersebut masih sangat terbatas, belum sebanding dengan nilai kerusakan yang dialami oleh warga korban bencana.

Seperti diketahui bencana angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (16/3/2025) lalu telah merusak puluhan rumah warga. Akibat bencana itu terdata sebanyak 7 unit rumah mengalami rusak berat. 5 unit rumah rusak sedang dan sebanyak 44 unit rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Dikatakan Lucky Hakim, Jajaran Pemkab Indramayu termasuk dirinya tetap berkomitmen dalam pendampingan korban bencana hingga tuntas pemulihan meski dengan anggaran terbatas.

Oleh karenanya akan segera merubah Peraturan Bupati (Perbup) Indramayu nomor 95 tahun 2023 tentang pemberian bantuan stimulan rehabilitasi rumah dan prasarana perumahan terdampak bencana yang dikelola oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Indramayu.

“Dalam Perbup tersebut, bantuan yang diberikan untuk perbaikan rumah warga terdampak maksimal Rp10 juta rupiah dalam bentuk bahan material, hanya saja jika jumlahnya hanya sebesar itu jelas kurang mencukupi kebutuhan, realitanya untuk perbaikan kerusakan rumah yang tipe kecil saja bisa mencapai Rp 50 juta hingga Rp 60 juta rupiah. Meski demikian, selain dari Pemerintah Daerah, kamu pun berupaya berimprovasi untuk mencari sumber anggaran atau bantuan lain misalnya dari Baznas atau program Rutilahu di sejumlah SKPD,” jelasnya.

Lucky Hakim juga menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana mengingat potensi bencana yang dihadapi warga Indramayu berupa bencana alam banjir rob, banjir sungai, serta angin puting beliung masih kerap melanda wilayah Kabupaten Indramayu.

“Pemkab Indramayu pun akan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana. Sedangkan untuk anggaran bencana sudah alokasikan yang semula diajukan Rp15 miliar namun karena ada efesiensi anggaran maka hanya dialokasikan Rp10 miliar rupiah. Jumlah inipun terbilang besar dibanding jumlah anggaran tahun sebelumnya,” pungkasnya.

(Guntur)