Ngampar Boekoe Haurgeulis, Upaya Tingkatkan Minat Membaca Bagi Anak

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Era digital menjadi salah satu penyebab memudarnya minat anak untuk membaca buku, inilah yang melatar belakangi sekelompok pemuda di Kecamatan Haurgeulis untuk berusaha menghidupkan kembali minat membaca anak-anak dengan buku di tangan dengan membentuk komunitas yang dinamai Ngampar Boekoe.

Komunitas ini selalu menggelar buku- buku bacaan setiap hari Minggu di alun-alun Kecamatan Haurgeulis mulai dari pukul 6 pagi hingga pukul 9 dan mengajak anak-anak mulai dari usia dini untuk gemar membaca buku.

Saefudin Juhri, salah seorang pengurus Komunitas Ngampar Boekoe menuturkan, kegiatan Ngampar Boekoe ini dimulai sekitar tahun 2015 dan sempat vakum di tahun 2017 kemudian kembali berjalan diawal tahun 2019 Sampai sekarang. Lanjut Saefudin, buku-buku yang diperoleh sebagian merupakan sumbangan dari donatur dan hasil usaha dari para penggiat Ngampar Boekoe.

“Ada sekitar 2 ribu buku koleksi dari Ngampar Boekoe yang sebagian dari hasil open donasi dan keuntungan dari penjualan merchandise saat kegiatan Ngampar Boekoe,” tutur Saefudin.

Saefudin pun menjelaskan, disamping para pengunjung bisa membaca buku di tempat juga bisa dipinjamkan secara gratis hanya diminta meninggalkan nomer telepon yang aktif untuk bisa dihubungi. Selain hari Minggu, Ngampar Boeku juga buka setiap hari di sekretariat Komunitas Anak Muda Haurgeulis yang bertempat di gedung bekas SD 3 Haurgeulis.

Saefudin pun menghimbau kepada anak-anak SD, SMP, dan SMA yang membutuhkan buku bacaan agar jangan sungkan datang ke lokasi Ngampar Boekoe.

“Bagi anak-anak Sekolah Dasar, SMP dan SMA yang membutuhkan buku bacaan silahkan datang ketempat Ngampar Boekoe, gratis,” ucap Saefudin.

Sementara itu, Zahwa salah seorang pelajar SMA di Haurgeulis yang sedang berada di lokasi Ngampar Boekoe mengatakan, dirinya sering datang untuk mencari buku bacaan bahkan meminjam buku di Ngampar Boekoe.

“Dengan adanya kegiatan Ngampar Boekoe setiap hari Minggu pagi di alun-alun Haurgeulis bisa lebih menimbulkan ketertarikan  anak-anak untuk membaca buku,” pungkas Zahwa.

(Gunawan).

Ngampar Boekoe Haurgeulis, Upaya Tingkatkan Minat Membaca Buku Anak Sekolah