Mendikdasmen Kembalikan Pramuka Ekskul Wajib Di Sekolah
Details
Metroonlinenews.com, Bandung- Menteri Pendidikan Dasar, dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, kembali menjadikan Pramuka ekstrakurikuler wajib di sekolah. Menteri menyatakan hal ini karena merasa yakin melalui kegiatan pramuka maka siswa akan semakin berkarakter dan berdisiplin diri, tingkat kepedulian sesama pun makin terasah.
Menteri Abdul Mu’ti juga akan mencoba mengeksplorasi Pramuka Bhayangkara agar Kembali dihidupkan peranannya, hal itu dilakukan sebagai pelaksanaan komitmen bersama antara Mendikdasmen dengan Kapolri terkait optimalisasi Pramuka Bhayangkara.
Seperti diketahui, sebelumnya, menteri pendidikan Nadiem Makarim menjadikan ekstrakurikuler pramuka tidak wajib di sekolah. Dan saat ini Menteri Pendidikan Dasar Menengah Abdul Mu’ti berencana untuk mengeksplorasi Pramuka Bhayangkara. Menteri menilai kepanduan Pramuka diperlukan untuk membentuk jiwa Bhayangkara. Disamping itu Kepanduan Pramuka dan kepanduan yang lainnya pun sangat diperlukan untuk membentuk jiwa Bhayangkara.
Abdul Mu’ti menjelaskan dalam Pramuka siswa dilatih untuk menerapkan kedisiplinan dan berbagai hal positif yang bisa membawa nilai positif untuk masa depan siswa.
“Di mana dalam Pramuka kita dibentuk untuk bisa disiplin dan berbagi dengan hal positif,” ucapnya.
Dengan langkah ini, langsung disambut baik oleh Jajaran pengurus dan anggota Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat. Menurut Anwar Sadeli dari kwarcab Bandung Barat, langkah yang dilakukan Mendikdasmen sangat tepat karena gerakan pramuka menjadi salah satu pembentuk karakter siswa. Dalam Pramuka, siswa akan bisa lebih disiplin dalam menjaga dan menghargai alam dengan bijaksana.
“Dalam Pramuka siswa akan bisa lebih disiplin dan menjaga serta menghargai alam dengan bijaksana,” ujarnya.
Anwar Sadeli juga menjelaskan gerakan pramuka merupakan salah satu ekstrakurikuler sekolah yang memiliki dampak positif.
“Tidak hanya diajarkan kedisiplinan namun menghargai masyarakat lainnya, sehingga membantu masyarakat yang memang membutuhkan,” terangnya. (Tim)